Nusantara

Pungli Pemakaman, Kang Emil Minta Maaf

INDOPOSCO.ID – Gubernur Jawa Barat( Jabar) Ridwan Kamil atau yang biasa disapa Kang Emil memohon maaf atas peristiwa pungli kepada keluarga penderita COVID- 19 yang dimakamkan di TPU Cikadut, Kota Bandung.

” Kita berharap maaf atas peristiwa yang terjadi di lapangan, sebab sepatutnya hal ini tidak terjadi,” tutur Kang Emil dalam keterangan persnya, Ahad.

Ia mengatakan, bersama Kapolda Jabar Irjen Angket Ahmad Dofiri hendak menindaklanjuti serta membawa ke jalur hukum kepada semua pelaku pungli pemakaman korban Covid-19.

“Semua pelaku pungli di TPU Cikadut telah dipecat serta masih dalam penyidikan polisi. Para pelaku ternyata melakukan pungli tidak hanya untuk non muslim saja, pada keluarga muslim pun mereka melakukan pungli,” kata Kang Emil.

Seperti diketahui, sebelumnya viral di media sosial tentang pemakaman keluarga non muslim di TPI Cikadut oleh petugas pemakaman. Mereka dikenai biaya Rp 2,8 juta, setelah tawar menawar dari angka Rp 4 juta yang dipatok petugas pemakaman. Alasannya, untuk pemakaman nonmuslim, biaya tidak ditanggung pemerintah.

Kang Emil menerangkan, penguburan jenazah penderita COVID- 19 tidak dipungut bayaran. Aparat penguburan juga telah menerima pembayaran dari Pemda selaku lembaga pengelola pemakaman. Semua orang yang melaksanakan pungli, tuturnya, telah mengembalikan duit pada keluarga yang jadi korban.

Sehabis menerima informasi terpaut pungli penguburan jenazah COVID- 19 di TPU Cikadut, Kang Emil langsung menjalin komunikasi dengan Pemda Kota Bandung untuk mengingatkan pengawasan supaya hal serupa tidak terjadi lagi.

” Telah berkoordinasi dengan Pemkot Bandung supaya membenahi serta meningkatkan pengawasan penguburan COVID- 19 di wilayahnya supaya peristiwa sama tidak terulang,” tuturnya.

Kang Emil mengimbau Pemda Kabupaten atau Kota di Jabar untuk membenahi pelayanan pada masyarakat supaya berjalan maksimal serta tidak terdapat pungli penguburan jenazah penderita COVID- 19 di wilayahnya.

“Hal yang sama juga kami sampaikan kepada kota dan kabupaten yang lain di Jabar supaya membenahi pelayanan jasa pemakaman di wilayah masing-masing dan memastikan tidak ada pungli,” pungkasnya. (bro)

Sponsored Content
Back to top button