Nusantara

Puluhan Desa di Kalsel akan Jadi Desa Wisata

INDOPOSCO.ID – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mendorong puluhan desa dari 1.864 desa di Provinsi Kalimantan Selatan menjadi desa wisata yang bisa menjadi penggerak ekonomi desa.

“Pada tahun 2020 kita sudah memprogramkan untuk mendorong atau ‘disahkan” bahwa desa A dan desa B sebagai desa wisata. Kita sudah data ada 70 sampai 100 desa sangat berpotensi jadi desa wisata,” ujar perwakilan Kemendes PDTT di Kalsel Mugiharto Wakhmadi, SE seperti dikutip Antara, Senin (31/5/2021).

Menurut Tenaga Ahli Madya SDM Kemendes PDTT Provinsi Kalsel tersebut, ada beberapa indikator sebuah desa bisa menjadi desa wisata misalnya ada obyek yang bisa dijual seperti keindahan alam, budaya masyarakat dan adanya situs bersejarah di lokasi itu. Selain itu juga dukungan infrastruktur dan masyarakat.

“Kriteria ini ada pada puluhan desa di provinsi ini, jika digali dengan baik, di mana ini bisa mendatangkan keuntungan sangat besar bagi kemajuan desa,” katanya.

Dia mencontohkan salah satu desa di Kecamatan Aranio di Kabupaten Banjar yang berada di sekitar Waduk Riam Kanan, memiliki sebuah bukit yang dinamakan Matang Kaladan, dari atas bukit itu dapat dilihat pemandangan alam yang sangat indah, bahkan pemandangan di bawah adanya pemandangan pulau-pulau yang disebutnya Raja Lima, seperti wisata Raja Ampat di Papua Barat.

“Di Kabupaten Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru juga banyak potensi serupa sebab daerah itu mempunyai pantai-pantai yang indah,” ucapnya.

Ia juga mengungkap, ada satu desa di Kotabaru di Teluk Tamiang mempunyai pemandangan pantai yang indah dan sudah mulai dikelola pemerintah desa menjadi sebuah objek wisata.

Menurut dia, pendapatan dari pengelolaan desa wisata menjadi pendapatan desa, bahkan masyarakat bisa ikut andil menyemarakkan obyek wisata yang ada dengan menyediakan kuliner, cindera mata, dan jasa wisata lainnya.

Dia pun mencontohkan salah satu desa di pulau Jawa yang berhasil menjadi desa wisata, yakni, Desa Ponggok di Klaten yang mampu menyumbang pendapatan desa hingga Rp2 miliar per tahunnya.

“Belum lagi kalau kita liat desa-desa di Bali, pendapatan dari sektor wisata tersebut berguna sekali memajukan pembangunan desa secara mandiri,” paparnya. (wib)

Sponsored Content
Back to top button