Nasional

PTM Terbatas Ditunda, P2G: Utamakan Keselamatan

INDOPOSCO.ID – Pandemi Covid-19 belum tahu kapan berakhir. Jumlah kasus harian Covid-19 di Indonesia pecah rekor hingga 47 ribuan. Dan ini memaksa siswa mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada awal tahun ajaran baru 2021/ 2022.

“Ini menyangkut keselamatan dan nyawa siswa dan guru,” ujar Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim dalam acara daring, Rabu (14/7/2021).

Dari hasil survei di sejumlah daerah, menurut dia ada 43 persen orangtua yang menginginkan pembelajaran dibuka dengan pembelajaran tatap muka (PTM). Alasan orangtua, anak-anak bosan mengikuti PJJ dan tidak sedikit anak bermain game online hingga kesulitan jaringan.

“Pada kasus Covid-19 saat ini keselamatan anak harus diutamakan,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dikatakan dia, harus ada penguatan PJJ, sehingga masalah pada PJJ sebelumnya tidak berulang. Seperti salah satunya ketersediaan jaringan, khususnya di daerah 3T (terluar, terdepan dan tertinggal).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button