Headline

Protokol Kesehatan Masyarakat Rendah Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19

INDOPOSCO.ID – Rekor penambahan kasus konfirmasi positif sebesar 54.517, ternyata dibarengi dengan menurunnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.

Berdasar data Juli 2021 menunjukkan masih terdapat sekitar 30 persen Kelurahan/Desa dengan tingkat kepatuhan protokol kesehatan rendah.

Ketua Bidang Data dan IT Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dr. Dewi Nur Aisyah mengatakan, pihaknya kerap melakukan evaluasi terkait kepatuhan prokol kesehatan dalam satu minggu sekali

“Kita biasa mengevaluasi kepatuhan itu mingguan, data real time. Juga keluarkan data kepatuhan harian. Tapi, melihat lebih jelas agar data tidak terlalu granular, kita buat evaluasinya mingguan,” kata Dewi dalam keterangan virtual, Kamis (15/7/2021).

Berdasarkan data Satgas per 11 Juli 2021, dalam sepekan terakhir terdapat 95 (24,11 persen) dari 394 kabupaten/kota yang memiliki tingkat kepatuhan memakai masker kurang dari 75 persen.

Pada level kecamatan, terdapat 890 (26,20 persen) dari 3.397 kecamatan yang memiliki tingkat kepatuhan memakai masker <75 persen.

Sementara level kelurahan/desa, terdapat 5.282 (26,57 persen) dari 19.880 kelurahan/desa yang memiliki tingkat kepatuhan memakai masker <75 persen.

Sedangkan dalam satu pekan terakhir terdapat 112 (28.43 persen) dari 394 kabupaten/kota yang memiliki tingkat kepatuhan menjaga jarak kurang dari 75 persen.

Pada level kecamatan, terdapat 1.043 (30.70 persen) dari 3.397 kecamatan yang tingkat kepatuhan menjaga jaraknya <75 persen.

Untuk level kelurahan/desa, terdapat 5.710 (28,72 persen) dari 19.882 kelurahan/desa yang tingkat kepatuhan menjaga jaraknya <75 persen. “Secara nasional angka kepatuhan menjaga jarak kita lebih rendah dibandingkan kepatuhan memakai maskernya,” ujar Dewi.

Indonesia mencatat rekor baru penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 54.517 pada, Rabu (14/7/2021). Sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 2.670.046. (dan)

Sponsored Content
Back to top button