Nusantara

Polisi Ungkap 126,6 Kg Sabu Dikendalikan Napi

INDOPOSCO.ID – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Utara berhasil menggagalkan peredaran serta mengungkap kasus 126,6 kg sabu-sabu yang dikendalikan oleh narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bontang, Kalimantan Timur.

” Serta berhasil mengamankan 5 tersangkanya di Tanjung Selor, Bulungan pada hari Minggu (8/8) sekitar pukul 16. 00 Wita,” tutur Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono saat menyampaikan keterangan pers di Mapolda Kaltara, Tanjung Selor, Senin (9/8).

Dalam keterangan pers tersebut dihadiri pula oleh Wakapolda Kaltara Brigjen Pol Erwin Zadma, Direktur Reskoba Polda Kaltara Direktur Reserse Narkoba, Kombes Pol Agus Yulianto serta Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kaltara Kombes Pol Budi Rachmat.

anymind

Kapolda menjelaskan para tersangka yang diamankan itu berinisial SY (42), JE (38), AJ (27) serta RE (41) keempatnya merupakan kurir, sedangkan DK (47) adalah pengendali dari Lapas Bontang.

Adapun penangkapan tersangka berdasarkan hasil dari pengembangan serta penyelidikan Tim Ditresnarkoba Polda Kaltara, yang mengarah kepada SY serta JE. Keduanya ditangkap pada hari Minggu(8/8) sekitar pukul 16. 00 Wita.

Setelah dilakukan penggeledahan di mobil yang digunakan tersangka ditemukan 5 tas yang berisi narkotika jenis sabu- sabu sebanyak 100 bungkus plastik bening ukuran besar.

“Dari hasil interogasi terhadap tersangka bahwa narkotika jenis sabu-sabu itu akan diantarkan Ke Kabupaten Kutai Timur serta Kota Bontang Kalimantan Timur,” tutur Bambang.

Tim Ditresnarkoba langsung berangkat menuju ke tujuan dengan membawa tersangka dan barang bukti. Dengan menggunakan teknik penyelidikan control delivery, aparat berhasil menangkap 2 tersangka yang berperan sebagai penerima barang narkotika jenis sabu tersangka AJ dan RE di Sanggata, Kutai Timur.

Kemudian dilakukan pengembangan ke Bontang, dan ditangkap seseorang yang merupakan pengendali atau owner barang terdakwa DK di Lapas Kelas IIA Tarakan.

Dari hasil interogasi terhadap tersangka, mengaku mendapatkan sabu- sabu itu dari temannya yang bernama RC.

“Dan masih terdapat seorang DPO yang berinisial RC yang belum tertangkap sampai hari ini dan yang bersangkutan sudah di jadikan DPO untuk dilakukan pencarian,” tutur Bambang. (mg1)

Sponsored Content
Back to top button