Nusantara

Polda Jabar Tangkap Penimbun Obat

INDOPOSCO.ID – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat mengamankan 5 orang pelaku penimbunan yang menjual mahal obat-obatan untuk penanganan Covid-19.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat Kombes Pol Arif Rahman menjelaskan 5 orang itu berinisial ESF, MH, IC, SM serta NH. Mereka dibekuk di tempat-tempat yang berbeda.

“Pengungkapan jaringan pedagang obat yang dijual di atas HET serta tentunya tanpa izin edar,” ujar Arif di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu.

Menurut Arif, harga paket obat-obatan yang dijual itu lumayan tinggi dibandingkan harga eceran para umumnya. Contohnya, ujar dia, obat berjenis Avigan yang umumnya seharga Rp2,6 juta oleh mereka dijual dengan harga hingga Rp10 juta.

Menurut Arif berbagai modus penjualan obat itu dilakukan oleh para pelaku dari mulai menggunakan modus sebagai apoteker, melalui resep palsu, hingga penjualan online maupun daring.

Ada pula obat untuk penanganan Covid-19 yang ditimbun serta dijual mahal di antaranya berjenis Avigan 200mg, Favikal 200mg sampai Oseltamivir 75mg.

Dari tangan para tersangka, Arif menjelaskan timnya menyita 104 tablet Avigan, 300 butir tablet Favikal, 7 box berisi 70 tablet Oseltamivir, 1 box Avigan serta 5 box Avigan.

Arif menjelaskan para pelaku diduga masih termasuk ke dalam satu jaringan penimbunan obat-obatan. Karena itu, timnya menemukan bukti obat yang dijual di Bandung, kemudian dijual kembali di Bogor.

“Ini koreksi kita, semua dimohon apotek-apotek lebih hati-hati karena mereka membeli di apotek pinggiran,” ujar dia.

Adapun kelimanya dijerat Pasal 196, Pasal 197, Paslal 198 Undang-undang no 36 tahun 2009 tentang kesehatan dan atau Pasal 93 Undang-Undang No 6 tahun 2018 tentang karantina kesehatan. Atau Pasal 62 ayat (1), Pasal 10 huruf Undang-Undang No 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman mencapai 10 tahun bui. (mg2)

Sponsored Content
Back to top button