Headline

Peruntukan RS Darurat Asrama Haji Hanya yang Bergejala Sedang

INDOPOSCO.ID – Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Abdul Kadir mengatakan, Rumah Sakit (RS) Darurat Asrama Haji resmi diperuntukkan bagi pasien terkonfirmasi Covid-19.

“Kenaikan kasus Covid-19 untuk Jakarta 30 persen, kita butuh tempat tidur di atas 3 ribu,” ungkap Abdul Kadir dalam acara daring, Rabu (14/7/2021).

Jadi, menurutnya, RS Darurat Asrama Haji disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kasus di Jakarta. Dan hanya membutuhkan persiapan sangat singkat.

“Kita hanya butuh waktu 6 hari untuk siapkan RS Darurat Asrama Haji,” katanya.

Ia menyebut, RS Darurat Asrama Haji diperuntukkan pasien dengan gejala sedang, dengan kapasitas 904 tempat tidur. Tentu jumlah tersebut dilakukan bertahap. Pasalnya saat ini baru dua gedung yang dioperasionalkan.

“Kita baru operasionalkan gedung A dan gedung B, jadi belum 904 tempat tidur,” ungkapnya.

Lebih jauh dia mengungkapkan, RS Darurat Asrama Haji belum memiliki peralatan yang lengkap. Dengan jumlah tempat tidur tersebut, menurutnya, RS harusnya memiliki 90 ruang ICU.

“Saat ini baru ada 40 ICU. Jadi kalau ada pasien yang mengalami gejala berat, maka akan dirujuk ke RS terdekat,” terangnya. (nas)

Sponsored Content
Back to top button