Headline

Perpanjangan PPKM Darurat Harus Diputuskan dengan Pikiran Jernih

INDOPOSCO.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, jajarannya berpikir jernih perihal penentuan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi dalam memberikan pengantar pada Rapat Terbatas Evaluasi PPKM Darurat di Istana Merdeka diunggah pada YouTube Sekretarian Presiden pada, Sabtu (17/6/2021).

“Ini Pertanyaan masyarakat sekarang ini ada satu yang penting yang perlu kita jawab, PPKM Darurat ini akan diperpanjang tidak?,” ujar Jokowi.

Ia mengatakan, perpanjangan PPKM Darurat harus dievaluasi dan dalam mengambil keputusan perpanjangam jangan sampai keliru.

“PPKM darurat ini akan diperpanjang atau tidak, kalau mau diperpanjang sampai kapan, ini betul-betul hal yang sangat sensitif, harus diputuskan dengan sebuah pemikiran yang jernih. Jangan sampai keliru,” ujar Jokowi.

Ia juga memberikan catatan perihal penyekatan yang dilakukan aparat gabungan selama PKKM Darurat Jawa dan Bali. Ternyata penyekatan itu belum menekan pergerakan manusia.

“Kita melakukan penyekatan-penyekatan, tapi kalau saya lihat malam. Juga pagi tadi saya ke Pulogadung. Saya lihat masih cukup ramai. Tadi malam saya ke kampung ramai banget,” ungkap Jokowi.

Bertalian dengan penyekatan, Jokowi juga menyoroti penularan Covid-19 saat ini yang didominasi berada pada klaster keluarga. Karenanya jajarannya diminta memikirkan cara menekan kasus di klaster keluarga.

“Artinya, penyekatan ini perlu kita evaluasi. Apakah efektif menurunkan kasus, karena ini sekarang ini yang terkena (Covid-19) banyak dari klaster keluarga. Atau ada strategi lain yang perlu kita intervensikan ke sana,” tandasnya. (dan)

Sponsored Content
Back to top button