Nusantara

Peringati HUT Ke-76 RI, Bendera Raksasa Dikibarkan di Laut Nunukan

INDOPOSCO.ID – Momen memperingati HUT ke-76 RI di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, warga perbatasan mengibarkan bendera Merah Putih raksasa ukuran 10×15 meter di tapal batas laut negara dengan Malaysia tepatnya di perairan Sei Ular, Desa Sekaduyan Taka, Kecamatan Seimenggaris.

Camat Seimenggaris, Arif Budiman, di Nunukan, melalui sambungan telepon, Selasa (17/8), menyatakan, selain pengibaran bendera Merah Putih ukuran 10×15 meter di tapal batas laut negara juga digelar upacara pengibaran bendera di bukit perbatasan darat Indonesia dengan Malaysia.

Bukit yang dijadikan lokasi upacara itu merupakan lokasi benteng pertahanan tentara Indonesia pada saat konfrontasi dengan Malaysia pada 1963-1965 di Desa Sekaduyan Taka, Kabupaten Nunukan.

Upacara pengibaran bendera Merah Putih raksasa ini terlaksana berkat kerja sama pemerintah dan pemuda-pemudi Desa Sekaduyan Taka dengan prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia- Malaysia dari Batalion Artileri Pertahanan Udara 16/Makassar yang sedang bertugas menjaga pos-pos perbatasan negara di Kabupaten Nunukan.

Ia menambahkan, pada upacara peringatan HUT ke-76 RI sengaja memilih bukit yang letaknya tak jauh dari Pelabuhan Tradisional Sei Ular ini karena tempat tersebut dianggap sangat bersejarah bagi perjuangan TNI melawan Malaysia pada 1963-1965.

Pada bukit itu masih ditemukan sisa- sisa peninggalan TNI berupa pagar kawat duri dan lubang persembunyian seluas 1×2 meter dengan kedalaman sekitar 1,5 meter.

“Di lokasi upacara peringatan HUT ke-76 RI ini masih ada benda-benda bersejarah saat terjadi konfrontasi dengan Malaysia,” kata dia, dikutip dari Antara.

Ratusan warga setempat yang terlibat dan turut menyaksikan upacara dan pengibaran bendera merah putih ukuran 10×15 meter ini. Lokasi pengibaran bendera ukuran 10×15 meter berada di tapal batas laut negara dimana sering diklaim tentara Malaysia sebagai wilayahnya.

Bahkan, kata dia, di lokasi pengibaran bendera raksasa itu seringkali polisi dan Tentara Malaysia menangkapi WNI yang melintas atau menangkap ikan. (mg3)

Sponsored Content
Back to top button