Olahraga

Perenang Rusia Tuding Olimpiade Tokyo 2020 Tak Adil

INDOPOSCO.ID – Perenang Rusia Yulia Efimova menuding Olimpiade Tokyo berlaku tidak adil karena ada sejumlah atlet yang dilarang berlomba dan juga penyelenggara sangat membatasi gerak peserta Olimpiade saat ini sampai mereka kesulitan belanja oleh-oleh.

Selain itu, dia juga mengkritik penyelenggara yang membuat jadwal final renang pagi hari cuma buat penuhi permohonan jam tayang utama televisi AS.

Perenang yang tampil dalam Olimpiade keempatnya ini merupakan sosok yang kontroversial pada Olimpiade Rio 2016 ini telah menuduh lawannya dari Amerika Serikat Lilly King curang menggunakan obat-obatan. King adalah peraih medali emas 100m gaya dada putri di Rio.

Perenang Rusia yang didiskualifikasi selama 16 bulan mulai Oktober 2013 sampai Februari 2015 setelah positif menggunakan anabolic steroid itu, memenangkan medali perak. Efimova dan King akan bertemu kembali di Tokyo Selasa (27/7/2021) ini dalam final nomor yang sama.

“Saya marah karena mustahil bisa pergi ke mana-mana dan banyak atlet yang dilarang mengikuti kompetisi ini. Ini Olimpiade yang tidak adil, ketika tidak semua orang bisa berlomba,” kata dia seperti dikutip Antara, Selasa (27/7/2021).

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button