Megapolitan

Penyekatan Jalan 100 Titik di Jadetabek Dihentikan, Ini Skema Penggantinya

INDOPOSCO.ID – Kebijakan penyekatan di 100 titik wilayah DKI Jakarta bakal dihentikan mulai Rabu (11/8/2021) besok. Penyekatan diubah dengan cara lain dalam mengendaikan mobilitas masyarakat.

Hal itu sesuai instruksi terbaru Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 30 Tahun 2021 tentang pelaksanaan PPKM level 4 di Jawa-Bali, khususnya di Jakarta.

Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pihaknya bakal melakukan penggantian cara bertindak mulai 10-16 Agustus 2021 mendatang dengan tiga aturan.

“Mulai besok, penyekatan di 100 titik akan kita hentikan dan kita ganti dengan tiga cara bertindak yang baru, terkait dengan pengendalian mobilitas,” kata Sambodo di Jakarta, Selasa (10/8/2021).

Cara pertama, menerapkan ganjil-genap di delapan titik mulai pukul 06.00 WIB hingga 20.00 WIB. Sementara cara kedua, pengendalian mobilitas kawasan dengan sistem patroli selama 24 jam.

“Ketiga, pengendalian mobilitas dengan sistem rekayasa lalu lintas dan akan bersifat situasional (dan bisa berlaku di mana saja),” ujar Sambodo.

Sistem rekayasa lalu lintas itu dilakukan jika terjadi penumpukan kendaraan di suatu wilayah. Sehingga tidak mengakibatkan pelanggaran protokol kesehatan.

“Pengendalian ini dilaksanakan apabila terjadi kepadatan lalu lintas atau kerumunan masyarakat yang berpotensi menimbulkan pelanggaran protokol kesehatan,” tuturnya. Untuk 100 penyekatan bakal dihentikan di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek). (dan)

Adapun jalan yang diberlakukan sistem ganjil-genap yakni:

1. Jalan Sudirman

2. Jalan MH Thamrin

3. Jalan Medan Merdeka Barat

4. Jalan Majapahit

5. Jalan Gajah Mada

6. Jalan Hayam Wuruk

7. Jalan Pintu Besar Selatan

8. Jalan Gatot Subroto

Kawasan pembatasan mobilitas yakni:

1. Sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button