Gaya Hidup

Penyakit TBC Dapat Menyebabkan Kematian seperti Covid-19

INDOPOSCO.ID – Masyarakat harus lebih waspada dan protek terhadap kesehatan. Bukan hanya penyebaran Covid-19 saja yang dapat menyebabkan kematian, tuberkulosis (TBC) juga dianggap penyakit yang mematikan.

Kedua penyakit ini memiliki kemiripan dalam menyerang pertahanan daya tahan tubuh. Sebab, menyerang pernafasan. Biasanya, gejala mulai dari batuk atau bersin orang yang terinfeksi.

Namun, Covid-19 akibat infeksi virus SARS-CoV-2, sementara tubekulosis akibat bakteri Mycobacterium tuberculosis yang sama-sama menyerang organ pernapasan yakni paru-paru.

Koordinator Substansi Tuberkulosis Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan, dr. Tiffany Tiara Pakasi mengatakan, penting masyarakat melakukan pengobatan secara tuntas agar tidak mengakibatkan kematian oleh TBC.

“Sebenarnya cara penularannya itu mirip dan juga efek mematikannya mungkin lebih cepat Covid-19. Tetapi sebenarnya TBC juga mematikan jika tidak diatasi secara tuntas sampai sembuh,” katanya, dikutip dari Antara, Kamis (12/8/2021).

Bahkan di seluruh dunia, TBC merupakan 10 penyebab kematian teratas dan penyebab utama dari agen infeksi tunggal (di atas HIV/AIDS). Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada 1,4 juta orang meninggal karena tuberkulosis pada tahun 2019.

Kendati, TBC dapat diobati dan disembuhkan. Mengingat pada tahun 2000, diperkirakan 63 juta nyawa diselamatkan melalui diagnosis dan pengobatan TB. Sehingga, pasien dianjurkan minum obat rutin hingga sembuh.

“TBC di masa Covid-19, pasiennya harus tetap minum obat. Kelompok yang rentan tolong jangan diabaikan khususnya anak-anak, ibu hamil, lansia, pasien dengan komorbid karena tetap perlu ditanggulangi TBC-nya juga,” terangnya.

Pencegahannya, orang yang sehat disarankan tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat seperti mengonsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga rutin, rajin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabuh.

Selain itu, memastikan rumah mendapatkan sinar matahari dan ventilasi udara memadai, memakai masker serta menerapkan etika batuk yang benar.

“Penting tetap ada edukasi untuk pencegahan TBC di masa pandemi Covid-19 ini,” ujarnya. (son)

Sponsored Content
Back to top button