Nusantara

Pengerjaan Toilet Rp134 Juta Diminta Diaudit

INDOPOSCO.ID – Pengerjaan toilet senilai Rp134 juta di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kota Serang mendapat sorototan publik. Pengadaan itu dinilai tidak wajar antara realita fisik dan anggaran.

Ditambah, pengadaan toilet itu bukan hanya di satu sekolah, tetapi ada 18 pengerjaan di SDN di wilayah Kota Serang.

Ketua Divisi Kebijakan Publik Pattiro Banten Amin Rohani menilai, patut diduga ada penyelewengan anggaran dari pengerjaan toilet. Sehingga, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) didesak untuk melakukan audit.

anymind

“Menurut saya, jika melihat konsidi fisik bangunan WC, patut diduga adanya penyelewengan anggaran, tentu ini harus dikroscek lebih jauh. Oleh karena itu, Pattiro Banten mendorong adanya audit yang harus segera dilakulakuan BPKP,” katanya, Kamis (2/9/2021).

Ia menegaskan, jangan sampai ada uang rakyat tidak dimanfaatkan dengan baik. Terlebih, anggaran itu digunakan untuk pelayanan dasar masyarakat.

“Jangan sampai uang pajak dari rakyat tidak digunakan secara efektit untuk pembangunan apalagi terhadap layanan dasar,” tergasnya.

Di sisi lain, lanjut dia, menurut Data Neraca Pendidikan Daerah Kota Serang, kondisisi infrastruktur SD terutama ruang kelas di kota serang, masih banyak yang memprihatinkan.

“Di tahun 2020, ada sekitar 58.85 persen atau 1293 ruang kelas rusak dengan kategori rusak ringan, sedang, dan berat. Dan hanya 41,15 persen atau 904 Ruang kelas yang kondisinya baik,” terangnya.

Atas kondisi itu, harusnya menjadi perahtian serius bagi pemerintah. Di saat harus melakukan percepatan penyelesaian ruang kelas, alih-alih ada oknum yang justru menghambat dan tidak bertanggungjawab.

“DPRD yang mempunyai pengawasan juga, jangan sampai diam,” jelasnya. (son)

Sponsored Content
Back to top button