Nasional

Pengembangan Teknologi Pertanian Dorong Regenerasi Petani

INDOPOSCO.ID – Peneliti dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Ropiudin mengatakan perkembangan teknologi di sektor pertanian dapat mendorong optimalisasi program regenerasi petani.

“Contohnya, inovasi teknologi pertanian presisi berbasis energi terbarukan dengan dukungan IoT akan meningkatkan minat anak-anak muda di bidang pertanian,” katanya di Purwokerto, Jumat.

Peneliti senior laboratorium teknik sistem termal dan energi terbarukan Unsoed tersebut mengatakan pada saat ini sudah mulai banyak anak-anak muda yang menggeluti pertanian modern.

“Contohnya adalah pertanian modern dalam bentuk pertanian terkendali menggunakan ‘screen house’ maupun sistem pertanian hidroponik, dengan demikian anggapan bahwa pertanian itu panas atau kotor karena mungkin saja terkena lumpur dan anggapan lainnya mulai dapat ditepis,” katanya.

Dia menambahkan pada masa yang akan datang inovasi dalam sektor pertanian perlu terus dikembangkan.

“Misalkan pengembangan aplikasi-aplikasi berbasis android koneksitas dalam produksi pertanian dan distribusi produk pertanian dapat dioptimalkan berbasis internet dengan dukungan energi terbarukan, istilahnya ‘green technology’ di era revolusi industri 4.0,” katanya.

Sementara itu akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman Ardiansyah menambahkan perlunya upaya untuk meningkatkan produksi pertanian dengan penerapan teknologi.

“Praktik pertanian yang efisien, dengan input teknologi sangat penting untuk diupayakan,” katanya.

Dosen Teknik Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman itu mengatakan bahwa selain dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian, penerapan teknologi juga dapat mendorong regenerasi petani.

Dia mencontohkan teknologi pertanian yang potensial untuk terus dikembangkan adalah mulai dari teknologi pengolahan lahan, teknologi irigasi hingga teknologi pascapanen.

Selain itu, kata dia, ada juga teknologi informasi yang meliputi prediksi harga, ‘market place’ dan lain sebagainya.

“Untuk pengolahan lahan, misalnya, teknologi yang diterapkan dapat berupa penggunaan traktor dan alat mekanis lainnya,” katanya. (bro)

Sponsored Content
Back to top button