Nusantara

Pengangkatan Kepsek SMKN 6 Kota Tangerang Diduga Langgar Prosedural

INDOPOSCO.ID – Pengangkatan Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Kota Tangerang, Banten diduga tidak prosedural. Karena disinyalir kepsek tersebut belum pernah mengikuti Diklat kepala sekolah dan belum memiliki sertifikat Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS).

Pengangkatan Kepala Sekolah SMKN 6 Kota Tangerang, AA diduga cacat hukum. Demikian diungkapkan Direktur Eksekutif, Kajian Politik Nasional, Miftahul Adib.

“Berdasarkan peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 28 tahun 2010, tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah, bahwa rekrutmen kepala sekolah perlu dilakukan secara sistematik, agar diperoleh calon kepala sekolah yang memenuhi standar seperti yang diharapkan, maka seorang kepala harus memiliki sertifikat kepala sekolah,” ujar Adib, Sabtu (14/8/2021).

anymind

Lebih jauh Adib yang juga dikenal dosen pada salah satu Universitas di Kota Tangerang ini menyatakan, untuk memperoleh sertifikat dan NUKS, calon kepala sekolah harus menempuh dua tahapan, yakni tahap rekrutmen dan tahap pendidikan dan pelatihan oleh lembaga yang terakreditasi, sehingga bisa memberikan sertifikasi kepada calon kepala sekolah.

“Nah apakah yang bersangkutan (AA), dalam pengangkatannya sudah melalui dua proses tersebut? Ini yang perlu dipertanyakan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten,” katanya.

Sebab, jika seorang kepala sekolah definitif atau Plt, belum memiliki NUKS dan rekrutmennya tidak melalui seleksi, seharusnya dianulir pengangkatannya. “Cari guru lain yang lebih kompeten, kan baru-baru ini, sudah ada seleksi,” katanya.

Jika hal ini dibiarkan, tambah Adib, akan menjadi preseden buruk dalan tata kelola serta rekrutmen kepala sekolah di Banten.

“Kalau proses pengangkatannya menabrak aturan, akan merugikan sekolah nantinya, karena seorang kepala sekolah harus mempunyai kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi dan sosial, sesuai Permendiknas No 13 tahun 2007,” kata Adib.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten, Tabrani yang dikonfirmasi Indoposco terkait adanya tudingan Kepala Sekolah SMKN 6 Kota Tangerang yang belum ikut pendidikan dan Latihan (Diklat) kepala sekolah, dan belum memiliki sertifikat NUKS namun diangkat menjadi kepala sekolah, tidak bersedia memberikan komentar.

Konfirmasi yang dilakukan melalui pesan WhatsApp oleh media ini, meski pesan tersebut sudah dibaca, dengan dua tanda centang hingga berita ini diturunkan belum dibalas.

Setali tiga uang dengan Tabrani, Kepala Sekolah SMKN 6 Kota Tangerang AA yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, juga tidak merespon meski pesan yang dikirimkan sudah dibaca dengan dua tanda centang biru. (yas)

Sponsored Content
Back to top button