Nasional

Pengamat Sebut Salat Tarawih Berjamaah Bisa Jadi Klaster Baru Covid-19

INDOPOSCO.ID – Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahardiansyah menilai, kebijakan pemerintah untuk membuka pelaksanaan ibadah selama ramadan tidak tepat. Kebijakan tersebut kontraproduktif dengan kebijakan pemerintah melarang mudik lebaran 2021.

“Aneh saja. Kebijakan ini paradoks dengan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Ini tidak efektif, seharusnya pemerintah melakukan pengetatan-pengetatan,” ujar Trubus Rahardiansyah melalui gawai, Selasa (6/4/2021).

Dia yakin, dengan kebijakan pemerintah membuka tempat ibadah pada Ramadan nanti akan terjadi lonjakan kasus Covid-19. Karena, pada kegiatan ibadah tersebut ada kerumunan masyarakat.

“Apalagi saat ini ada varian baru B117 dan E48K. Negara lain justru melakukan lockdown. Saya khatair ini bisa memicu penularan yang dahsyat,” ungkapnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button