Nasional

Pengakuan Sopir, PPK Bansos Covid Pernah Terima Uang dalam Tas Gitar

INDOPOSCO.ID – Sanjaya selaku supir Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan bansos sembako Covid-19 pada Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kemensos Matheus Joko Santoso mengaku pernah mendapat titipan uang untuk atasannya yang dibungkus dalam tas gitar Ibanez.

“Jadi saat itu Mas Harry ketemu bapak di bawah apartemen Green Pramuka. Mas Harry titip tas gitar, awalnya saya tidak tahu isinya lalu bapak (Joko) mau ketemu orang lain lagi, jadi saat Mas Harry mau pulang, tas itu ditinggal di kursi, lalu saya sampaikan ‘Mas Harry gitarnya ketinggalan’ tapi dijawab itu titipan buat Bapak’,” kata Sanjaya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta seperti dikutip Antara, Senin (29/3/2021).

Sanjaya bersaksi untuk terdakwa Harry Van Sidabukke yang didakwa menyuap mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara senilai Rp1,28 miliar terkait penunjukan perusahaan penyedia bansos sembako Covid-19.

“Mas Harry bawa tas gitar merek Ibanez, warnanya abu-abu kalau tidak salah, tas gitarnya ditaruh saja, di bangku jadi saya tidak tahu ada uangnya,” tambah Sanjaya.

Setelah Harry pergi, tidak lama Matheus Joko pun datang ke restoran tersebut. “Lalu dibawa ke atas ke apartemen, dibuka isinya uang,” ungkap Sanjaya.

Sanjaya juga mengaku pernah menerima uang dari Harry yang dibungkus dalam kardus air mineral. “Dari Pak Harry saya pernah disuruh ambil titipan di parkiran gedung Kemensos Cawang Kencana, di sana saya bertemu dengan supir Pak Harry, uangnya dibungkus dalam kardus Aqua,” tambah Sanjaya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button