Megapolitan

Pemkot Tangerang Lakukan Vaksinasi di Pemukiman Padat Penduduk

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berencana melakukan vaksinasi kepada warga yang tinggal di pemukiman padat penduduk. Sebab, belakangan ditemukan banyak klaster pemukiman padat penduduk.

Seperti di RT 01,02,03, dan 04 RW 11 Kelurahan Gerendeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang yang dinyatakan ada 80 warganya positif Covid-19 sejak Rabu (9/6/2021).

Selanjutnya di RT 02 dan 03 RW 3 Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang ada sekira 47 warganya yang positif Covid-19.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan, pihaknya berencana akan melakukan vaksinasi kepada warga yang tinggal di pemukiman padat.

“Kemarin kan sudah ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) sekarang hasil rapat Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) kemarin kita mau menyasar ke perumahan padat penduduk untuk vaksinasi,” kata Arief di Kelurahan Gerendeng, Kamis (10/6/2021).

Vaksinasi dilakukan, kata Arief agar warga yang tinggal di pemukiman padat penduduk tidak terpapar kembali oleh Covid-19.

“Karena kalau kita lihat itu kan di Gerendeng dan Gandasari sangat padat penduduk dan banyak kontrakan di sana jadi rentan terpapar Covid-19,” ujar Arief.

Menurut Arief, program vaksinasi Covid-19, di Kota Tangerang secara perlahan terus berjalan. Satu per satu, kelompok masyarakat mulai mendapat suntikan vaksin.

Saat ini, lanjut Arief, Pemkot Tangerang masih terus melangsungkan vaksinasi lansia dan tenaga pendidik. Selain itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang melalui 36 puskesmas mulai menyasar vaksinasi ODGJ dan disabilitas, yang dilakukan secara door to door.

Satu di antaranya, Puskesmas Gembor, Kecamatan Periuk yang kian gencar melakukan vaksinasi ODGJ dan disabilitas.

Kepala Puskesmas Gembor, Andi Hidayat mengungkapkan, di wilayahnya ada 40 ODGJ dan 70 penyandang disabilitas yang akan divaksinasi hingga sepekan ke depan.

“Tidak dipungkiri, vaksinasi ini membutuhkan keahlian khusus, karena tak sedikit mereka ngamuk saat didatangi orang banyak, dan proses vaksin pun membutuhkan waktu lebih banyak,” ujar Andi.

Saat ini, kata Andi, puskesmas masih terus melakukan vaksinasi lansia dan tenaga publik. Di sisi lain, puskesmas juga melakukan sweeping vaksinasi door to door dengan sasaran lansia, ODGJ dan disabilitas.

“Kami berharap, semangat Pemkot Tangerang dan tenaga pendidik dalam proses vaksinasi berbanding lurus dengan para peserta vaksinasi,” kata Andi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi mengungkapkan, vaksinasi ODGJ dan disabilitas mulai dilakukan pada Sabtu (5/6/2021) kemarin. (dam)

Sponsored Content
Back to top button