Nusantara

Pemkot Palu Tawarkan Empat Opsi Relokasi Korban Gempa Petobo

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah menawarkan empat opsi model relokasi kepada korban gempa dan likuefaksi Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, karena tidak ada kejelasan status lahan untuk pembangunan hunian tetap di wilayah tersebut.

“Empat tawaran ini saya kembalikan kepada masyarakat mau atau tidak. Kalau tidak mau mari kita cari solusi lain supaya kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi khusus warga Kelurahan Petobo secepatnya bisa terlaksana,” kata Wali Kota Palu Hadianto Rasyid saat tatap muka dengan korban likuefaksi Petobo membahas persoalan huntap, di Palu, seperti dilansir Antara Minggu (30/5/2021).

Wali kota menilai, empat tawaran tersebut sebagai solusi dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi penyintas Petobo atas ketidakpastian lahan untuk pembangunan huntap di wilayah tersebut karena sedang bersengketa.

Oleh karena itu, Pemkot Palu meminta korban gempa dan likuefaksi menentukan sikap atas empat tawaran yang di sampaikan.

Empat opsi itu yakni relokasi ke kawasan huntap Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, kemudian relokasi ke kawasan huntap Talise, Kecamatan Mantikulore dan relokasi ke huntap Desa Pombewe, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi serta relokasi ke Desa Ngata Baru yang juga masuk di wilayah administrasi Sigi.

“Pemkot Palu tidak mampu membiayai pembebasan lahan huntap di area 800 meter perbatasan Kota Palu dan Sigi di wilayah Petobo karena pemilik lahan mematok harga pembebasan Rp500 ribu per meter. Kami sudah menghitung biaya pembebasan lahan membutuhkan dana Rp100 miliar lebih,” ujar Hadianto.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button