Nusantara

Pemkot Bandung Susun Strategi jika PPKM Diperpanjang

INDOPOSCO.ID – Pemkot Bandung sedang menyiapkan antisipasi dan rencana program terkait rencana perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Yang menjadi perhatian adalah dampak ekonomi bagi masyarakat yang harus dicarikan solusinya

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengakui bahwa PPKM sangat berpengaruh terhadap roda perekonomian. Dia mengakui bahwa ada kebijakan yang terkesan tarik menarik antara kepentingan ekonomi dan kepentingan kesehatan.

“Kita pikirkan, putar otak mencari cara terbaik mengatasi masalah yang ada. Mencari jalan terbaik antara urusan ekonomi dan urusan kesehatan. Bagaimana jalan terbaiknya,” tegas Oded di Bandung, Jawa Barat, Jumat (16/7).

Diketahui, hingga saat ini, banyak pelaku usaha, khususnya pedagang, yang memprotes kebijakan PPKM Darurat karena sangat mengganggu kegiatan ekonomi mereka. Mereka bahkan beberapa kali melakukan aksi unjuk rasa.

Ditambahkan Wali Kota Oded, efek turunnya pertumbuhan ekonomi itu dirasakan semua pihak, mulai pelaku usaha besar, sedang, UKM hingga masyarakat kecil.

“Masyarakat golongan bawah yang didalamnya masyarakat miskin, tapi di luar DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), ini banyak sekali yang mengeluh,” tutur Oded.

Untuk itu ia memasang target pada 19-20 Juli mendatang, bansos yang bersumber dari APBD Kota Bandung bisa segera dicairkan kepada 60.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Menurutnya, 60.000 KPM itu berasal dari warga yang tidak termasuk ke dalam DTKS. Dia pun berharap bantuan sosial itu dapat meringankan beban ekonomi warga.

“Masing-masing mendapat Rp 500.000, sehingga jumlahnya sekitar Rp30 miliar, itu yang sedang kita upayakan untuk menghadapi itu semua,” kata dia. (bro)

Sponsored Content
Back to top button