Nusantara

Pemkab Bayuwangi akan Beri Insentif Rp300 Ribu bagi PKL

INDOPOSCO.ID – Dalam rangka meringankan beban pedagang kaki lima (PKL), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bayuwangi akan memberikan insentif. Bantuan itu khusus bagi pedagang yang terdampak kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyatakan, bantuan uang tunai akan diberikan kepada ribuan PKL yang jam operasionalnya harus dibatasi pada masa PPKM Darurat. Hal itu merupakan bentuk solidaritas pemerintah untuk membantu PKL.

“(Bantuan) Untuk warung atau PKL, seperti penjual nasi goreng atau gorengan, biasa buka sampai jam 22.00 atau 23.00 WIB, sekarang harus tutup beberapa jam sebelumnya. Warkop biasanya sampai 24.00 WIB, bahkan dinihari harus tutup sebelumnya,” kata Ipuk seperti dikutip Antara, Selasa (13/7/2021).

Nilai bantuan direncanakan sebesar Rp300 ribu per PKL. Bantuan yang diberikan mungkin tidak bisa menutupi potensi hilangnya omset para pelaku usaha ultra mikro, tapi paling tidak dapat membantu. Selain uang tunai, PKL juga akan diberikan paket sembako.

Ipuk berharap program bantuan ini bisa ikut mengurangi mobilitas warga. Sehingga para PKL berkomitmen menaati jam operasional untuk menekan mobilitas.

“Misal asumsi, biasanya di atas jam tutup sesuai aturan, PKL melayani bisa 50-100 orang sampai tutup di waktu normal, nah dengan program ini mereka Insya Allah berkomitmen taat aturan, sehingga kita bisa mengurangi mobilitas hingga puluhan ribu orang,” ujarnya.

Ipuk juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus berdoa dan berikhtiar bersama untuk mengurangi penyebaran Covid-19. ”Berdoa, bersholawat, diiringi ikhtiar protokol kesehatan, pemerintah daerah juga berikhtiar menambah bed, merekrut tambahan tenaga kesehatan, memperluas tes dan tracing, menyiapkan tempat isolasi. Dengan izin Allah SWT dan kebersamaan kita, masa sulit ini bisa dilalui,” tutupnya. (son)

Sponsored Content
Back to top button