Nasional

Pemerintah Tolak KLB Demokrat Deli Serdang Bukti Moeldoko Tak Gunakan Kekuasaan

INDOPOSCO.ID – Keputusan Pemerintah menolak permohonan pengesahan dokumen hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat (PD) Deli Serdang menunjukkan Moeldoko sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) tidak menggunakan kekuasaan untuk kepentingan dirinya sendiri.

“Hebatnya, pak Moeldoko sama sekali tidak menggunakan pengaruh dan kekuasaannya dalam urusan KLB Deli Serdang. Datang ke KLB Deli Serdang sebagai pribadi Moeldoko dan datang sendirian, tidak membawa massa. Pak Moeldoko punya hak politik dan harus dihormati,” ujar Pengamat Politik dan Dosen Universitas Gadjah Mada (UGM), Bagas Pujilaksono Widyakanigara, Minggu (4/4/21).

Selain itu, dia juga menegaskan, tuduhan keterlibatan Presiden Joko Widodo dan pemerintah dalam kisruh Partai Demokrat tidak terbukti. “Sebuah bentuk penegasan, bahwa sejak awal Presiden Jokowi dan pemerintah netral, tidak punya kepentingan dan tidak terlibat sama sekali kisruh di internal Partai Demokrat,” jelasnya.

“Tuduhan dan fitnah keji ke Presiden Jokowi dan Pemerintah jelas suatu bentuk permainan politik jahat dan licik. Wajah innocent, yang akhirnya bilang terimakasih ke Presiden Jokowi,” lanjut Bagas.

Bagas melihat alasan kader Partai Demokrat menggelar KLB karena ada upaya sistematis, sistemik dan represif membangun politik tirani di internal Partai Demokrat demi langgengnya hegemoni suatu politik dinasti. Baginya, orang yang berfikir membangun politik dinasti adalah orang yang perilaku politiknya selalu mencederai nilai-nilai demokrasi.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button