Nasional

Pemerintah Klaim Vaksin Gotong Royong Diutamakan Perusahaan Padat Karya

INDOPOSCO.ID – Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, hingga saat ini pemerintah belum merumuskan skema pelaksanaan vaksin gotong royong.

“Untuk harga nanti akan diregulasi. Ini untuk mencegah terjadinya komersialisasi dan kompetisi di antara perusahaan,” ujar Siti Nadia Tarmizi melalui gawai, Selasa (2/3/2021).

Sementara jenis vaksin Covid-19 yang digunakan pada vaksinasi gotong royong, menurut Nadia, adalah vaksin di luar vaksin yang digunakan oleh pemerintah.

“Yang digunakan pemerintah itu kan Sinovac, AstraZeneca, Phizer Inc, Novovax. Jadi di luar itu ada vaksin Sinopharm dan moderna dan vaksin lainnya,” bebernya.

Lebih jauh Nadia mengungkapkan, pihaknya akan mengutamakan perusahaan yang memiliki jumlah besar atau perusahaan padat karya. Tujuannya agar sasaran vaksinasi bisa dalam jumlah besar.

“Jadi kami ingin sasaran vaksinasi gotong royong ini dalam jumlah yang banyak,” katanya.

Ia menjelaskan, program vaksin gotong royong agar Indonesia bisa segera kelar dari pandemi Covid-19. Karena vaksinasi dengan jenis vaksin memiliki hasil yang berbeda-beda. Namun, diharapkan tujuan hard imunity (kekebalan kelompok) bisa segera terwujud.

“Kalau kekebalan kelompok bisa segera terwujud, maka bisa memberikan benteng. Apalagi kita bisa menekan angka laju penularan dan angka kematian,” ujarnya. (nas)

Sponsored Content
Back to top button