Nasional

Pemerintah Harus Miliki Strategi Penanganan Covid-19 terhadap Anak-anak

INDOPOSCO.ID – Pemerintah diingatkan soal membengkaknya jumlah anak yatim dan piatu, akibat kehilangan orang tua yang meninggal karena terpapar Covid-19.

Bertepatan dengan Hari Anak Nasional (HAN) 2021, meningkatnya angka kematian pasien Covid-19 menambah jumlah keluarga yang kehilangan ayah, ibu bahkan keduanya.

“Pemerintah harus memitigasi dampaknya sejak sekarang agar tidak menjadi bom waktu di masa mendatang,” kata Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher dalam keterangannya, Jumat (23/7/2031).

Menurutnya ketidakhadiran orang tua akan berdampak buruk terhadap perkembangan anak. “Pemerintah harus memiliki strategi penanganan anak-anak fatherless atau motherless ini,” tuturnya.

“Apakah sudah disiapkan proses pendampingan mereka? Apalagi selama pandemi angka perceraian juga meningkat karena alasan ekonomi,” tambahnya.

Momentum HAN, pemerintah diminta menyiapkan strategi perlindungan, pencegahan dan penanganan lebih spesifik terhadap anak pasien Covid-19.

Mengingat mereka rentan terhadap tekanan psikologis, akibat kondisi tidak nyaman dalam masa perawatan atau isolasi.

“Apakah pemerintah sudah menyiapkan ruang isolasi, tenaga kesehatan dan pendampingan psikologis khusus pasien anak? Bagaimana ketersediaan obat-obatan, suplemen dan alkes yang sesuai dengan kondisi anak-anak,” tanya Netty. (dan)

Sponsored Content
Back to top button