Nasional

Pemerintah Ajak Dokter Diaspora Mengabdi di Tanah Air

INDOPOSCO.ID – Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi mengatakan, Pemerintah Indonesia mengajak dokter diaspora mengabdi di Tanah Air, terutama dalam membantu penanganan pasien pada masa pandemi COVID-19.

“Selain dokter di dalam negeri, dibuka juga kesempatan untuk dokter diaspora yang ingin mengabdi. Untuk itu bagi warga diaspora di seluruh dunia, Indonesia memanggil bakti dan sumbangsih anda kepada sesama saudara sebangsa kami nantikan,” kata Dedy saat menyampaikan perkembangan terkini terkait implementasi PPKM Darurat, Jakarta, Minggu.

Terkait tenaga kesehatan, Dedy menuturkan Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat/Menteri Koordinator Bidang Maritim Dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan telah berkoordinasi dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi untuk pelibatan mahasiswa tingkat akhir.

Di samping itu, untuk mendukung penanganan pandemi COVID-19, pemerintah menargetkan konversi tempat tidur rumah sakit untuk pasien COVID-19 sebesar 40 persen.

Untuk itu, Dedy menuturkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang membantu peningkatan dan perbaikan fasilitas di rumah sakit demi percepatan program konversi.

Strategi pemerintah lainnya adalah dengan mengubah sarana seperti rusun, wisma, asrama haji, dan asrama TNI-Polri untuk menjadi rumah sakit lapangan atau rumah sakit darurat.

Pemerintah juga telah memutuskan agar kartu vaksin menjadi salah satu syarat wajib melakukan mobilitas untuk memastikan perjalanan masyarakat sehat dan aman serta cakupan vaksinasi menjadi lebih tinggi.

Selain itu, Pemerintah Indonesia juga terus mempercepat program vaksinasi COVID-19 di Tanah Air, salah satunya dengan mendatangkan vaksin COVID-19 ke Indonesia.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button