Ekonomi

Pembiayaan Utang Turun 20,5 Persen karena Penggunaan SAL

INDOPOSCO.ID – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebutkan realisasi pembiayaan utang pada Agustus 2021 menurun 20,5 persen menjadi Rp550,6 triliun dibanding Agustus 2020 sebesar Rp692,3 triliun, karena adanya penggunaan Saldo Anggaran Lebih (SAL).

“Jadi memang SAL tahun 2020 digunakan dalam kondisi seperti saat ini,” kata Menkeu Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KITA September 2021 secara daring di Jakarta, Kamis (23/9).

Tidak hanya itu Sri Mulyani mengatakan ada sebagian aspek lain yang menimbulkan penurunan realisasi pembiayaan utang yakni penyesuaian investasi, kesepakatan pemerintah dan Bank Indonesia (BI) dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) III, dan proyeksi penyesuaian defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Realisasi pembiayaan pada Agustus 2021 mencapai 46, 8 persen dari target Rp1.777,4 triliun dalam Undang- Undang (UU) APBN 2021.

Menkeu menarangkan realisasi pembiayaan utang tersebut terdiri dari publikasi Surat Berharga Negara( SBN) neto senilai Rp567,4 triliun dan pinjaman neto minus Rp16,8 triliun.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button