Megapolitan

Pembangunan SMAN 30 Kabupaten Tangerang Terancam Dibatalkan

INDOPOSCO.ID – Pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 30 Kabupaten Tangerang,terancam dibatalkan jika polemik pengadaan lahan yang akan dijadikan bangunan sekolah tersebut terus menjadi polemik.

“Jika polemik pengadaan lahan itu terus terjadi, dan tidak menemui kata sepakat serta dukungan dari semua pihak,pembangunan gedung SMAN 30 Kabupaten Tangerang akan dibatalkan tahun ini,” tegas Tabrani, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten kepada INDOPOSCO,Jumat (4/6/2021).

Menurut Tabrani, hingga saat ini pihaknya belum menetapkan lahan mana yang akan dibeli untuk pembangunan gedung sekolah yang selama ini masih menumpang di sekolah dasar (SD) tersebut.Karena untuk menentukan lahan,pihaknya melibatkan konsultan untuk membuat FS (Fasibilty Study) kelayakan.

“Jadi yang menentukan kelayakan lahan yang akan dibebaskan itu oleh konsultan secara akademis,atas usulan dari KCD (Kantor Cabag Dinas) wilayah Kabupaten Tangerang ke Dindikbud Provinsi.Baik dari segi akses transporasi,kostur tanah, maupun daerah bebas banjir,” terang Tabrani.

Ia menjelaskan, usulan dari KCD Kabupaten Tangerang yang juga berdasarkan usulan dari camat,kepala desa,dan masyarakat tersebut, semuanya di survey oleh Dindikbud melibatkan Kejaksaan dan konsultan,agar tidak timbul masalah dikemdian hari.

Tabrani menegaskan, jika ada pihak yang mencoba untuk menghalang halangi pembangunan gedung SMAN 30 Kabupaten Tangerang, dapat diancam pidana,sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 212 dan 214 , dan ditambah Undang -Undang Nomor 2 tahun 2012 yang mengatur tentang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentigan umum.”Jika pembangunan gedung sekolah ini sampai gagal gara gara pengadaan lahan yang terus dipersoalkan,saya tinggal ngomong ke warga,bahwa yang mengahalang halangin untuk pembangunannnya itu adalah si A dan si B,” tuturnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button