Nasional

PELNI Perketat Protokol Kesehatan

INDOPOSCO.ID – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) memperketat penerapan protokol kesehatan di seluruh armada Pelni pada periode pascapeniadaan mudik.

Pjs Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni Opik Taufik menyampaikan bahwa perpanjangan periode ini khusus bagi pelaku perjalanan antardaerah di dalam Pulau Sumatera dan perjalanan dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa.

“Kami akan memperketat protokol kesehatan di atas kapal Pelni. Berkas untuk syarat perjalanan juga kami lakukan verifikasi dengan teliti sesuai prosedur perusahaan terutama untuk perjalanan di Pulau Sumatera dan perjalanan dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa,” kata Opik dalam siaran pers seperti dikutip Antara di Jakarta, Rabu (26/5/2021).

Opik mengatakan sesuai Addendum SE Kasatgas Nomor 13 Tahun 2021, periode pasca masa peniadaan mudik yang semula berakhir pada 24 Mei 2021 diperpanjang hingga 31 Mei 2021.

Dalam kebijakan itu, pembatasan perjalanan akan tetap diberlakukan bagi pelaku perjalanan di Pulau Sumatera dan pelaku perjalanan dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa yaitu dengan melampirkan hasil negatif melalui pemeriksaan RT PCR/Rapid Test Antigen atau GeNose C19 dengan hasil 1×24 jam.

“Khusus untuk pelaku perjalanan pada daerah lainnya, syarat perjalanan dengan Kapal PELNI kembali berlaku hasil tes negatif Rapid Antigen dan RT-PCR yang dilakukan maksimal 3×24 jam sebelum jadwal keberangkatan Kapal. Untuk hasil tes negatif GeNose C19 tetap maksimal 1×24 jam sebelum jadwal keberangkatan,” ungkapnya.

Opik mengemukakan Pelni telah membuka kembali layanan penjualan tiket secara daring melalui website resmi dan PELNI Mobile Apps, contact center 162, travel agent, dan mitra penjualan tiket.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button