Nusantara

Pasien Tak Mau Dicolok Jadi Dalih Pembuatan Antigen Palsu

INDOPOSCO.ID – Kondisi pandemi Covid-19 yang banyak menelan korban, dimanfaatkan oleh sekelompok oknum guna mencari keuntungan. Nalar keilmuan tidak digunakan untuk sebagaimana fungsinya.

Di Banten, ada seorang co-ass dokter yang memanfaatkan keahilannya untuk memperkaya diri. Oknum co-ass dokter itu berinisial RP, berperan membuat surat rapit test antigen palsu bagi penyebrang kapal di Pelabuhan Merak.

Dalam melancarkan aksinya, RP bekerjasama dengan dua sopir, satu kendek, dan pengantar jasa atau pengumpul Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari penyebrang.

Aksi yang sudah berjalan sejak bulam Mei 2021 itu, sudah meraup keuntungan jutaan rupiah. Kemudian, uang itu dibagi dengan presentasi 50 persen pembuat surat palsu rapid test antigen dan 50 persen untuk pencari jasa penumpang.

Co-ass itu mencatut nama klinik berbeda-beda agar mengkelabui petugas. Padahal, surat itu hanya di print di rumah RP.

Saat diwawancara, tersangka RP menagku sudah membuatkan 50 surat palsu rapid test antigen. Satu KTP atau orang dihargakan Rp100 ribu.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button