Nasional

Pandemi, Kemenkes Minta Imunisasi Posyandu Jalan Terus

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di seluruh Indonesia tetap melakukan program pemberian imunisasi untuk anak di bawah 5 tahun (balita), walaupun di tengah pandemi Covid-19.

“Intinya jangan sampai di masa pandemi ini, kita sibuk dengan vaksinasi remaja serta orang dewasa, bahkan lansia (lanjut usia), tetapi kita lupa dengan imunisasi balita,” tutur Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Drg Kartini Rustandi M. Kes saat kunjungan ke Posyandu Mawar 1 Kompleks LKBN Antara di Jejalen Jaya, Tambun Utara, Bekasi, Jumat (13/8/2021).

Kunjungan itu dilakukan di sela- sela kunjungan kerja pada kegiatan vaksinasi anak remaja usia 12-17 tahun di Panti atau LKSA Provinsi Jawa Barat serta pemantauan protokol kesehatan di perusahaan atau kawasan industri.

anymind

Kartini berharap imunisasi pada balita tidak terputus serta tetap diberikan secara lengkap, meski dalam kondisi pandemi.

“Balita jangan sampai dilupakan karena justru mereka inilah merupakan aset masa depan bangsa yang justru harus diselamatkan,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Kartini bertanya pada kader Posyandu Mawar 1 mengenai gambaran umum kegiatan Posyandu selama pandemi hampir 1,5 tahun ini.

Ketua Posyandu Mawar 1 Ismalianing Eviyuliwati menjelaskan, secara umum kader Posyandu tetap mendatangi balita dari rumah ke rumah (door to door) untuk memberikan layanan imunisasi.

“Kader menghubungkan ibu balita dengan bidan desa untuk selanjutnya mengadakan janji sesuai jadwal imunisasi. Penerapannya kadang bidan yang datang ke rumah balita ataupun ibu balita membawa balitanya ke klinik ibu bidan,” tutur Ismalianing.

Posyandu Mawar 1 hingga saat ini melayani sebanyak 78 anak yang berasal dari balita di Kompleks LKBN Antara serta rukun tetangga( RT) sekitar.

Kartini menambahkan, imunisasi wajib yang harus dimiliki balita Indonesia hingga saat ini terdiri atas 5 jenis.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 42 Tahun 2013 dan No. 12 Tahun 2017 mengenai Penyelenggaraan Imunisasi, setiap balita wajib menjalani 5 imunisasi sesuai tahap kembang dan tumbuh balita yaitu BCG, campak, DPT- HB- HiB, Hepatitis B serta polio.

Imunisasi merupakan salah satu upaya pencegahan paling efektif, untuk terhindar dari risiko penyakit tertentu di usia dewasa nanti. (mg2)

Sponsored Content
Back to top button