Headline

Pakar Hukum Pidana Sebut Ada Kepentingan Terselubung dalam Upaya Menciptakan Stigma Mafia Tanah

INDOPOSCO.ID – Guru Besar Hukum Pidana Prof DR. Indriyanto Seno Adji, SH, MA.menyatakan langkah-langkah Polri dalam mengungkap berbagai kasus pertanahan disertai penindakan terhadap penyandang dana maupun aktor intelektual dalam beberapa kasus di Indonesia sudah sangat baik.

Namun tindakan judisial Polri ini, sepertinya dimanfaatkan pihak-pihak yang bersengketa menciptakan stigma adanya Mafia Tanah dalam kasus pertanahan yang mereka hadapi.

“Stigma itu sangat subyektif. Seolah legalitas pembebasan tanah dipersepsikan sebagai Mafia Tanah. Narasi yang dibangun seperti ingin memberikan contoh bahawa kasus tanah secara subyektif ingin distigmatisasi sebagai Mafia Tanah,” kata Indriyanto melalui keterangan, Senin (1/3/2021).

Dikatakan, semua asumsi menyesatkan itu berujung pada kepentingan terselubung (vested Interest) dari orang yang menggoreng isu, bukan pada obyektifitas sengketa hukum itu sendiri. Jadi semua digiring pada isu Mafia Tanah, padahal tidak selalu demikian.

“Salah satu ciri kejahatan klasik ini adalah dilakukan secara terorganisir dan profesional, serta berupaya menghindari mediasi dan proses hukum, karena itu memiliki limitasi pengungkapannya,” kata Pengajar Program Pascasarjana Bidang Studi Ilmu Hukum ini.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button