Nasional

P2G Sebut Pelaksanaan Vaksinasi Anak dan Guru Wajib Berbarengan

INDOPOSCO.ID – Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menyatakan pelaksanaan vaksinasi anak mesti berjalan beriringan dengan vaksinasi guru dan tenaga kependidikan.

“Vaksinasi anak serta guru wajib dilakukan berbarengan, khususnya yang berada di zona hijau serta angka positivity rate- nya di bawah lima persen, sehingga dapat mempercepat penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas,” ucap Koordinator Nasional P2G, Satriwan Salim, di Jakarta, Senin (19/7/2021).

Dia menambahkan pelaksanaan vaksinasi anak akan lebih susah dibanding vaksinasi untuk guru dan tenaga kependidikan. Alasannya, jumlah anak berusia 12 tahun hingga 17 tahun ada sekitar 20 juta.

Sedangkan vaksinasi guru dan tenaga kependidikan yang targetnya 5,6 juta baru bisa terealisasi 2 juta guru serta tenaga kependidikan hingga pertengahan Juli.

Lambannya vaksinasi untuk guru dan tenaga kependidikan tersebut disebabkan terbatasnya ketersediaan vaksin di daerah. Misalnya di Kabupaten Tanah Datar dan Bima, pelaksanaan vaksinasi terkendala karena kehabisan persediaan vaksin.

“Kami mengapresiasi Kemenkes, Kemendikbudristek, Kemenag, serta Pemda yang gencar melaksanakan vaksinasi anak pada umur 12 tahun sampai 17 tahun,” jelas dia.

Satriwan menambahkan perlu adanya edukasi dari pemerintah terkait pelaksanaan vaksinasi anak tersebut, paling utama untuk orang tua. Hasil survei P2G membuktikan sebesar 36 persen orang tua ragu dan tidak setuju dilakukan vaksinasi pada anaknya.

“Edukasi wajib gencar dilakukan pemerintah baik lewat media arus utama maupun media sosial, sehingga orang tua mau mengizinkan anaknya divaksinasi,” imbuh dia. (mg2)

Sponsored Content
Back to top button