Olahraga

Carlos Alcaraz Tak Menyangka Jadi Petenis Nomor Satu Dunia secara Cepat

“Itu pengalaman yang luar biasa. Semua orang ingin bertemu Raja Spanyol. Hal yang gila ketika masuk ke istana dan melihat bagaimana banyak orang bekerja di dalamnya,” tutur Alcaraz menceritakan.

Tiga minggu setelah juara di New York, kini Alcaraz berada di Kazakhstan untuk memainkan turnamen level ATP 500 bertajuk Astana Open dengan menjadi unggulan teratas. Turnamen ini juga diramaikan oleh empat juara tunggal Grand Slam lainnya Novak Djokovic, Stan Wawrinka, Marin Cilic dan Daniil Medvedev.

“Saya tak punya banyak waktu untuk memahami apa yang saya capai di US Open. Sejujurnya saya merasa biasa saja, saya adalah orang yang sama,” sebut Alcaraz.

Namun sejarah kembali tercipta pada Senin saat pembaruan dari peringkat ATP Tour dikeluarkan, dengan naiknya petenis Spanyol lainnya yaitu Rafael Nadal sebagai peringkat dua dunia.

Posisi Alcaraz dan Nadal mengulangi sejarah 22 tahun silam saat dua petenis dari negara yang sama berada pada peringkat tersebut, yang kala itu dibukukan oleh Pete Sampras dan Andre Agassi dari Amerika Serikat.

“Sangat berarti menjadi bagian dari sejarah Spanyol. Bagi saya, memiliki dua petenis di (peringkat) atas adalah hal gila,” ujarnya.(arm)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button