Olahraga

Daud Yordan Ubah Strategi Akibat Ganti Lawan

“Karakter lawan sebenarnya sama. Tinggal menyesuaikan saja karena Hwang-Kil Kim lebih tinggi dari saya, sedangkan Panya Uthok lebih pendek. Jadi arah pukulannya saja yang dibedakan,” kata Daud.

“Sebelumnya saya berencana menerapkan strategi pukulan pendek ke panjang, sekarang bakal sebaliknya dari panjang ke pendek. Saya juga hari ini akan berdiskusi lebih dalam dengan tim dan pelatih terkait apa saja yang harus dilakukan pada pertandingan nanti,” kata Daud.

Bagi Daud, ini merupakan pertandingan pertama tahun 2022. Pada laga terakhir di Thailand pada 19 November 2021, dia tampil meyakinkan dengan menang technical knockout (TKO) ronde kelima atas Rachata Khaophimai yang mengantarkannya meraih titel WBC Asian Boxing Council Silver.

Untuk bisa mempertahankan gelar, Daud telah berlatih keras dan melakoni latih tanding sebanyak 140 ronde di sasana tinju miliknya Daud Boxing Club di Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat. Dengan persiapan matang, petinju 34 tahun tahun ini optimistis dapat kembali meraih kemenangan.

“Dengan sisa waktu yang ada, saya terus memantapkan diri. Saya mohon doa dan dukungan masyarakat Indonesia dan jangan lupa saksikan pertandingan saya yang disiarkan secara langsung,” ujar Daud yang akan bertolak ke Thailand pada 1 Maret.(mg1)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button