Olahraga

Soal Penyerangan Seksual Terhadap Petenis Peng Shuai, Ini Reaksi WTA

Email yang dikaitkan dengan Peng oleh CGTN mengatakan: “Saya tidak hilang, tidak juga tidak aman. Saya hanya sedang beristirahat di rumah dan segalanya baik-baik saja.”

Di samping CGTN, lembaga penyiaraan pemerintah CCTV yang berbahasa Inggris, tidak ada media China lainnya pada Kamis pagi di Asia yang melaporkan email tersebut. Seseorang perwakilan Peng tidak segera menanggapi permintaan untuk berpendapat.

WTA yang berbasis di Florida dan Asosiasi Tenis Profesional (ATP) yang berbasis di London, sebelumnya meminta China untuk menyelidiki tuduhan Peng tersebut, dan para pemain termasuk juara beberapa kali turnamen besar Naomi Osaka telah menyatakan dukungan mereka melalui media sosial dengan hashtag#WhereIsPengShuai.

Baca Juga: Djokovic Anggap Federer Sangat Penting bagi Dunia Tenis

“WTA dan seluruh dunia membutuhkan bukti independen dan dapat diverifikasi bahwa dia aman,” tulis Simon. “Saya telah berulang kali mencoba menghubunginya melalui berbagai bentuk komunikasi, tetapi tidak berhasil.”

Peng (35), adalah pemain China pertama yang menduduki peringkat teratas dunia ketika dia menjadi ganda nomor satu pada tahun 2014. Dia memenangi gelar ganda di Wimbledon pada 2013 dan Prancis Terbuka pada 2014.

Zhang, sekarang berusia 75, adalah wakil perdana menteri antara 2013 dan 2018 dan bertugas di Komite Tetap Politbiro antara 2012 dan 2017.

“Saya harap @WTA terus menunjukkan apa yang kami perjuangkan sebagai pemain,” kata Jessica Pegula, pemain top 20 asal Amerika, di Twitter. “Kami sangat beruntung dapat melakukan apa yang kami lakukan, tetapi saya berharap lebih banyak orang, bukan hanya pemain tenis, menjelaskan situasi yang sangat memprihatinkan ini.” (mg4)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button