Olahraga

Kirab Api PON Papua Jadi Momen Tingkatkan Motivasi Atlet

“Kami bisa meraih emas. Sekarang adalah masa mereka (atlet muda) untuk menjadi yang terbaik dan bisa meraih prestasi semaksimal mungkin,” kakak dari Nemo Bahari itu menuturkan.

Untuk bisa melahirkan atlet, termasuk petinju kelas dunia, kata Pino, semua pihak harus saling bersinergi, khususnya di PON papua.

“Semua pihak harus bekerja dengan profesional. Petinju menyiapkan diri dengan baik, pelatih menyiapkan tim dengan baik, dan yang mendapat kepercayaan bertugas sebagai official ring juga bekerja dengan dedikasi tinggi,” katanya.

“Sehingga nantinya, bisa melahirkan atlet yang terbaik. Kemudian, dalam tinju hanya ada sudut merah dan sudut biru. Tidak melihat dari mana atlet berasal. Atlet juga harus meyakinkan hakim bahwa mereka adalah pemenang dengan cara tampil sebaik-baiknya,” tambah Pino.

Di PON Papua yang secara resmi berlangsung 2-15 Oktober 2021, Pino akan bertugas membawa api abadi di Biak pada Senin (27/9). Dia melakukan kirap api PON Papua bersama petenis legendaris Indonesia Yayuk Basuki.

Selain itu juga hadir dua mantan atlet berprestasi asal Papua, yakni Maria Aibekob (loncat indah) dan Franklin R Burumi (atletik). (arm)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button