Olahraga

FIA Akan Meninjau Ulang Peraturan Poin di F1

Todt menjelaskan kalau balapan tersebut sudah menghadapi “tantangan luar biasa” serta jendela di dalam cuaca yang diprediksi oleh kunjung tiba.

Ia juga meminta maaf pada para penonton yang sudah menunggu berjam-jam di tengah hujan, udara dingin serta cuaca berangin, namun mengatakan regulasi telah dijalankan dengan benar.

GP Belgia akhir pekan lalu menjadi balapan terpendek dalam sejarah F1, serta pebalap Red Bull Max Verstappen dinyatakan juara dan meraih 12,5 poin untuk memangkas defisit 8 poin dari Lewis Hamilton menjadi 3 poin saja, demikian Reuters.

Sejumlah tim serta pebalap mempertanyakan keputusan pemberian poin tersebut ketika balapan sebenarnya bisa dikatakan tidak berjalan.

“Hasil ini menyakitkan kita semua, tapi pada khususnya bagi para fan olahraga ini, yang tidak mendapatkan pertunjukan yang mereka inginkan ketika tiba di sana,” tutur tim Alfa Romeo, yang kini menghuni peringkat 9 klasemen konstruktor, tertinggal 17 poin dari Williams yang membawa kembali 10 poin berkat George Russell sebagai runner- up di Belgia serta Nicholas Latifi di posisi kesembilan.

“Kita harap ini jadi pelajaran pelajaran yang akan meningkatkan cara kita beroperasi di masa depan serta pelajaran yang menempatkan pendukung olahraga kami di posisi yang layak untuk mereka,” sambungnya. (mg2)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button