Olahraga

Tanpa Penonton, Paralimpiade Tokyo Diyakini Gaet Miliaran Pemirsa

“Pembelajaran utama adalah kami dapat menggelar pertandingan dengan aman. Kami tahu jumlah kasus infeksi makin tinggi di Tokyo dan Jepang. Jadi kami ingin melindungi masyarakat Jepang dan para atlet. Itulah kenapa kami tidak akan merasa puas,” ujarnya.

Penyelenggara Paralimpiade melaporkan 58 kasus positif Covid-19. Namun Parsons menegaskan Paralimpiade tidak akan menjadi klaster penyebaran virus, melainkan ajang menyebarkan gelombang positif seperti yang terlihat dalam pembukaan Olimpiade

Sementara itu, jajak pendapat konsisten menunjukkan penolakan publik Jepang terhadap Olimpiade sebelum dibuka, meski pada akhirnya ribuan orang rela berdiri di luar stadion atau di sepanjang jalan umum untuk ikut memeriahkan multievent empat tahunan terbesar di dunia itu.

Namun jajak pendapat yang diambil setelah Olimpiade berakhir menunjukkan mayoritas publik Jepang merasa keputusan tetap menggelar Olimpiade sudah tepat.

“Saya pikir penduduk Jepang akan bangga, tidak hanya para atlet Paralimpiade Jepang. Karena mereka mengadakan acara yang akan mengubah dunia. Saya pikir kita akan melihat gelombang positif yang sama,” kata Parsons.

Ketua IPC juga percaya warisan Paralimpiade akan membuat event ini bermanfaat. “Pandemi telah memperlihatkan beberapa ketidaksetaraan dalam masyarakat terhadap penyandang disabilitas. Ini adalah momen di mana mereka paling membutuhkan suara mereka untuk didengar. Paralimpiade adalah satu-satunya acara global yang menempatkan penyandang disabilitas sebagai pusat perhatian,” tutup dia. (mg3)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button