Olahraga

Penantian Messi Akhirnya Jadi Kenyataan

Padahal secara individual, prestasi Messi di level klub bisa dibilang sangat moncer. Dia secara gemilang mengantarkan Barcelona menjuarai Liga Champions empat kali, menjadi juara La Liga 10 kali dan tujuh kali menjuarai Copa Del Rey. Dia juga beberapa kali dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia. Tapi di tim nasional, prestasi Messi malah melempem dan baru kali ini Messi berhasil meraih gelar juara.

Yang menarik, dalam final itu kali ini Messi tak tampil seinspiratif di sepanjang turnamen itu. Bahkan dia sempat tergelincir saat mendapatkan peluang bersih dan gagal menceploskan si kulit bundar meski sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper Brasil Ederson.

Tapi cara rekan-rekan satu timnya melemparkan dia ke udara setelah peluit akhir dibunyikan menunjukkan betapa penting dan dihargainya dia di dalam skuad Argentina. “Ini impian saya. Ini yang paling saya inginkan di dunia ini. Kami mempersembahkan ini untuk Messi yang paling pantas mendapatkannya,” kata penjaga gawang Argentina Emiliano Martinez seperti dikutip Antara.

Sejarah kali ini memang berpihak pada Messi, dia tak hanya meraih trofi pertamanya bersama Argentina, tapi dia juga menuntaskan turnamen ini sebagai pencetak gol dan assist terbanyak. Dia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen dan Messi memecahkan rekor Javier Mascherano sebagai pemain paling sering membela Argentina dengan 147 cap. Messi sendiri kini sudah memiliki 151 cap.

Empat golnya selama kompetisi juga membuatnya mencetak 76 gol untuk Argentina atau hanya berselisih satu gol dari rekor terbanyak sepanjang sejarah pemain Amerika Selatan yang dipegang Legenda Brasil Pele dengan mencetak 77 gol sepanjang karirnya bersama Brasil. (wib)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button