Neymar Bergurau Jika Persahabatannya dengan Messi “Dipertaruhkan” di Final Copa America

INDOPOSCO.ID – Neymar bergurau jika persahabatannya dengan Lionel Messi “dipertaruhkan” kala Brasil berhadapan dengan Argentina di final Copa America pada Ahad (11/7) pagi WIB”.
Kedua raksasa Amerika Selatan tersebut akan bermain mati-matian di Rio de Janeiro untuk memperebutkan trofi tertinggi di daratan itu.
Pertemuan antara Neymar dan Messi dipastikan akan menjadi berita utama di Amerika Selatan, dikutip dari Antara.
Saat ditanya mengenai pertandingan final melawan sahabatnya, Neymar dengan nada bercanda berkata bahwa ikatannya dengan mantan rekan setimnya di Barcelona itu mungkin akan rusak di Maracana.
“Messi adalah, seperti yang selalu saya katakan, pemain terbaik yang pernah saya amati bermain dan dia merupakan sahabat yang baik, tetapi saat ini kami berada di final, kami adalah rival,” ujar Neymar dalam sebuah wawancara jelang pertandingan, yang dikutip Goal pada Jumat (9/7).
“Saya ingin juara dan saya sangat ingin memenangkan gelar ini, yang akan menjadi Copa America pertama saya. Messi berupaya untuk menggapai gelar pertamanya bersama tim nasional selama bertahun-tahun, dan setiap kali kami (Brasil) tidak hadir di turnamen, saya bersorak untuknya. Saya dukung Argentina di final Piala Dunia 2014 saat menghadapi Jerman,” kata dia.
“Saat ini Brasil di final, jadi persahabatan kami dipertaruhkan. Rasa hormat di antara kami masih besar, tetapi hanya satu yang bisa menang,” lanjut pemain PSG berusia 29 tahun itu.
“Ketika Kamu bersahabat dengan seseorang, sulit untuk melupakan persahabatan yang Kamu miliki tetapi misalnya ketika Kamu bermain video game dengan seorang sahabat, Kamu tetap ingin mengalahkannya. Itu akan menjadi hal yang sama pada Sabtu,” tambahnya
Tidak hanya Messi, Neymar saat ini setim dengan dua pemain Argentina yaitu Angel Di Maria dan Leandro Paredes di PSG.
Brazil merupakan juara bertahan Copa America di saat ini, setelah meraih trofi kompetisi itu di kandang sendiri pada 2019. Neymar absen di turnamen itu karena cedera, yang berarti dia masih berusaha meraih trofi internasional pertamanya di timnas senior. (mg2)