Olahraga

Jerman Cukup Seri Vs Hungaria Wajib Menang

Jerman tidak diperkuat Thomas Muller karena cedera lutut, sedangkan Mats Hummels tetap masuk tim meskipun tidak mengikuti latihan Selasa.

Joachim Low mungkin memasukkan Leon Goretzka atau Jonasa Hofmann sebagai pengganti Mueller karena tak terlalu terkesan kepada penampilan Leroy Sane.

Goretzka akan beroperasi bersama Kai Havertz yang berada tepat di depan Serge Gnabry. Goretzka yang tangguh secara fisik dan duel udara, bisa membantu Jerman dalam mendominasi di sepertiga terakhir lapangan.

Kehadiran Goretzka akan melapangkan jalan Toni Kroos dan Ilkay Gundogan untuk fokus menjadi poros ganda permainan Jerman. Mereka menjadi faktor penentu dalam penguasaan bola dan menetralisir serangan balik Hungaria.

Di lini belakang, walaupun sempat mengalami cedera ringan, Hummels akan kembali bermitra dengan Antonio Rudiger dan Matthias Ginter dalam formasi tiga bek tengah yang sejauh ini dipakai Loew.

Ketiganya akan diapit oleh dua bek sayap Joshua Kimmich dan Robin Gosens yang berperan sangat penting saat menggasak Portugal 4-2, khususnya Gosens.

Pelatih Hungaria Marco Rossi meski berpikir keras menghadapi tim yang tengah menanjak performanya dan bernafsu mencatat kemenangan yang akan membuatnya nyaman melangkah ke 16 besar itu.

Rossi juga dipusingkan dalam mencari pengganti kapten Adam Szalai yang terpaksa diganti pada awal babak pertama saat melawan Prancis karena kepalanya cedera.

Rossi kemungkinan menurunkan Nemanja Nikolics sebagai pengganti Szalai dalam unit serang Hungaria. Pemain ini akan diduetkan dengan striker muda SC Freiburg, Roland Sallai, dan bakal mendapatkan sokongan dari dua bek sayap Loic Nego dan Attila Fiola yang menciptakan gol ke gawang Prancis.

Di lapangan tengah, Rossi masih nyaman memasang Laszlo Kleinheisler, Adam Nagy dan pemain muda Andras Schafer. Keberanian mereka dalam bermanuver ke daerah pertahanan lawan akan menjadi kunci dalam merusak permainan Jerman di lapangan tengah.

Trio ini bisa memaksa Jerman bermain melebar dan situasi ini bisa menguntungkan Hungaria karena pola seperti ini akan membuat Jerman lebih memilih umpan-umpan atas yang sudah pasti menjadi makanan empuk untuk trio beknya yang tinggi besar Willi Orban, Endre Botka dan Attila Szalai, yang juga efektif membentengi kiper Peter Gulacsi.

Statistik penting kedua tim

Jerman kalah 0-1 dari Prancis dan menang 4-2 atas Portugal dalam dua laga pertamanya, sedangkan Hungaria dikalahkan Portugal 0-3 dan menahan seri 1-1 Prancis.

Jerman memenangkan 13 dari total 34 pertandingan melawan Hungaria di mana sepuluh kekalahan terjadi dalam 14 pertemuan pertama di antara kedua negara. Terakhir kali mereka bertemu Juni 2016 ketika gol bunuh diri Adam Lang dan gol Thomas Mueller membawa Jerman menang 2-0

Laga Grup F ini adalah pertandingan kompetitif pertama sejak final Piala Dunia 1954 ketika Jerman Barat menang 3-2 dari Hungaria.

Ini partisipasi ke-13 kali berturut-turut Die Mannschaft dalam putaran final Euro sejak absen pada 1968 sewaktu masih Jerman Barat. Jerman tiga kali juara Eropa pada 1972, 1980 dan 1996 serta tiga kali menjadi runner-up. Mereka juga masuk semifinal Euro 2016 tetapi dikalahkan tuan rumah Prancis.

Ini keikutsertaan ke-26 kali berturut-turut Jerman dalam Piala Dunia dan putaran final Euro.

Sebaliknya bagi Hungaria ini adalah partisipasi kedua kali berturut-turut dalam putaran final Euro. Sementara Euro 2016 menjadi yang pertamanya sejak 1972 dan turnamen besar pertamanya sejak Piala Dunia 1986.

Sampai sebelum laga melawan Jerman ini, Hungaria sudah menang dua kali dari 10 pertandingan putaran finalnya setelah seri 3 kali, dan kalah 5 kali.

Hungaria mencapai final Piala Dunia 1938 dan 1954 untuk masing-masing kalah melawan Italia dan Jerman Barat. (bro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button