Olahraga

Klub-klub Eropa Diperkirakan Merugi Rp153 Triliun Akibat Pandemi

Akibat pemangkasan anggaran, belanja transfer klub-klub Eropa pada jendela musim panas tahun lalu anjlok 39 persen. Pengurangan aliran pendapatan telah memaksa UEFA untuk sementara melonggarkan aturan Financial Fair Play (FFP), yang bertujuan untuk memastikan klub tidak membelanjakan lebih dari yang mereka peroleh.

Namun, Ceferin mengakui perubahan yang lebih permanen mungkin diperlukan pada FFP. UEFA membatalkan sanksi larangan dua musim tak boleh melakukan transfer kepada Manchester City karena dianggap melanggar aturan FFP di Pengadilan Arbitrase Olahraga tahun lalu. Pada musim pertama larangan itu, City mencapai final Liga Champions untuk pertama kalinya, di mana mereka akan menghadapi Chelsea pada 29 Mei.

“Laporan ini dengan jelas menunjukkan bahwa kami sekarang beroperasi dalam realitas keuangan baru, dan menjadi jelas bahwa peraturan Financial Fair Play kami saat ini perlu diadaptasi dan diperbarui,” kata Ceferin.

Berita Terkait

“Keberlanjutan finansial akan tetap menjadi tujuan kami, dan UEFA serta sepak bola Eropa akan bekerja sebagai tim untuk melengkapi olahraga kami dengan aturan baru untuk masa depan baru yang cerah,” katanya.

Laporan tersebut juga menganalisis puluhan ribu pertandingan untuk mendokumentasikan penurunan yang signifikan dalam kemenangan kandang, dari 45 persen sebelum Covid-19 menjadi 42 persen pasca-Covid dan mengidentifikasi tren lain, seperti penurunan mencolok dalam kartu kuning dan merah tim tandang. (wib)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button