Olahraga

Liverpool Menang, MU Protes

Tiga menit memasuki babak kedua, Liverpool memecahkan kebuntuan lewat gol Jones yang menyarangkan bola ke area tiang jauh setelah menerima umpan tarik Alexander-Arnold yang disontek ke belakang oleh Firmino.

VAR sempat meninjau sejenak proses gol tersebut atas dugaan bola lebih dulu meninggalkan lapangan sebelum ditendang Alexander-Arnold, tetapi tayangan ulang memperlihatkan bek jebolan akademi Liverpool itu menyentuh si kulit bundar sebelum melewati garis lapangan.

Pada menit ke-54, Sadio Mane menyarangkan bola ke gawang Sheffield dengan nyaman namun sudah terjebak offside ketika Andy Robertson mengirim umpan terobosan.

Liverpool menggandakan keunggulannya pada menit ke-64 lewat tembakan Firmino yang menerobos sendirian ke dalam kotak penalti setelah bermain umpan satu dua dengan Mane.

Sial bagi Firmino, gol itu dianggap sebagai gol bunuh diri Bryan karena tembakannya lebih dulu mengenai kaki bek tengah Sheffield tersebut. Hingga akhir laga Liverpool tetap unggul 2 – 0.

Di pertandingan lain Chelsea dan Manchester United bermain sama kuat 0 – 0. Pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer mengklaim seharusnya MU mendapat hadiah penalti saat eksekusi tendangan bebas Marcus Rashford dimentahkan oleh kiper Edouard Mendy dan bola mengenai tangan Callum Hudson-Odoi sebelum disapu dari area berbahaya.

Wasit Stuart Artwell sempat meninjau langsung insiden itu di tayangan ulang VAR, tetapi pada akhirnya tak memberikan hadiah apapun bagi Setan Merah.

“Kami seharusnya mendapat tendangan penalti, itu begitu jelas dan terang, saya tak habis pikir kenapa wasit tak memberikannya, bahkan setelah ia diminta VAR melakukan peninjauan tayangan ulang,” kata Solskjaer.

Solskjaer mencurigai keputusan itu tidak lepas dari kebisingan banyaknya hadiah tendangan penalti yang diperoleh MU, sebagaimana disuarakan banyak pelatih tim lawan beberapa bulan terakhir. (wib)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button