Headline

Oknum Satpol PP Gowa yang Aniaya Ibu Hamil Dicopot dari Jabatan

INDOPOSCO.ID – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo mencopot Sekretaris Satpol PP Pemkab Gowa Mardani Hamdan dari jabatannya. Langkah tersebut dilakukan, setelah dirinya menerima laporan hasil pemeriksaan Inspektorat.

Mardani Hamdan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Gowa. Lantaran terbukti menganiaya pasangan suami istri pemilik kafe saat giat operasi PPKM Mikro pada Rabu (14/7/2021) malam.

“Setelah melalui pemeriksaan maraton oleh Inspektorat. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Mardani telah melanggar kedisiplinan ASN. Atas dasar itu, hari ini, Sabtu, 17 Juli 2021, yang bersangkutan saya copot dari jabatannya,” kata Adnan dalam keterangannya, Sabtu (17/7/2021).

Alasan Adnan baru mencopot Sekretaris Satpol PP Gowa Mardani Hamdan dari jabatannya karena ada proses yang harus dilalui terlebih dahulu. Terlebih, pemerintah selalu mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Beberapa hari ini, ada yang tanya, kenapa saya tidak langsung mencopot yang bersangkutan. Itu karena kita negara hukum, menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,” ujarnya.

“Makanya dilakukan pemeriksaan oleh Inspektorat, sekaligus pemenuhan hak yang bersangkutan untuk melakukan pembelaan atas perbuatannya,” tambahnya.

Dalam kasus pemukulan tersebut, Mardani Hamdan diancam dengan Pasal 351 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHPidana) dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun kurungan penjara.

Oknum Satpol PP di kabupaten Gowa tersebut telah melakukan aksi tak terpuji saat melakukan operasi penertiban PPKM Darurat. Korban oknum Satpol PP tersebut merupakan pasangan suami istri bernama Nur Halim (26) dan Amriana (34) di warung kopi milik mereka. (dan)

Sponsored Content
Back to top button