• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Penanggulangan Banjir di Surabaya Masih Terhambat Utilitas

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 14 Desember 2022 - 03:33
in Nusantara
banjir

Wakil Ketua Komisi C Bidang Perekonomian DPRD Kota Surabaya Aning Rahmawati saat inspeksi pembangunan saluran air di Kota Surabaya, Selasa (13/12/2022). ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengendalian dan penanggulangan banjir berupa pengerjaan saluran air atau gorong-gorong dan juga crossing (sodetan) di Kota Surabaya, Jawa Timur masih terhambat sejumlah utilitas seperti halnya tiang listrik.

Wakil Ketua Komisi C Bidang Perekonomian DPRD Kota Surabaya Aning Rahmawati di Surabaya, Selasa mengatakan dari 55 titik pekerjaan pembangunan saluran air maupun sodetan sesuai kontrak Pemkot Surabaya dengan kontraktor mulai April sampai Juli 2023, yang selesai dikerjakan baru hingga Desember ini baru 30 titik.

BacaJuga:

Cuaca Ekstrem dan Masuk Benda Asing, Whoosh Sempat Berhenti di Kopo

Pariaman Terima 4 Juta Bibit, Yandri Dorong Desa Mandiri Berbasis Alam

Fakta di Balik Video Viral Anggota Polri Sulut yang Dikabarkan Mundur

“Seharusnya selesai sesuai perjanjian kontrak pada 15 Desember 2022, namun yang dinyatakan selesai dari data pemkot masih 30 titik atau 55 persen dari total 55 pekerjaan yang ada,” kata Aning.

Menurut dia, yang pengerjaannya masih di angka 80 persen ada sembilan titik dan di bawah 80 persen ada 12 titik. Hal itu, lanjut dia, gagal dikerjakan karena kontraktor diblacklist (masuk daftar hitam) ada dua titik.

“Ini semua tentunya sangat disayangkan, pemilik utilitas harusnya mempunyai manajemen yang lebih rapi dan terukur dalam penanganan utilitas sehingga tidak merugikan warga Surabaya,” ujar dia.

Tidak hanya 55 titik yang dikerjakan tahun ini, kata dia, ada juga yang sudah 3 tahun terbengkalai karena tiang listrik tidak segera dipindahkan.

Aning mengatakan, dalam Perda 5 Tahun 2017 disebutkan, selain bertanggung jawab memperbaiki, memelihara dan mengembalikan ke posisi semula, pemilik utilitas juga harus melakukan pemindahan utilitas jika terjadi pembangunan pada aset pemkot Surabaya.

Sehingga, lanjut dia, koordinasi yang bagus antara organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Surabaya terkait dengan instansi pemilik utilitas harus betul-betul memberikan solusi.

“Jadi tidak hanya koordinasi, karena selama ini informasi dari dinas terkait dan juga pemilik utilitas sudah sering koordinasi. Namun hasil di lapangan masih saja menyisakan masalah. Ini berarti ada problem terkait dengan aturan yang belum bisa dilaksanakan dengan baik oleh pemilik utilitas,” ujar dia.

Dampak dari lambatnya pemindahan utilitas ini, kata dia, berpengaruh pada molornya pengerjaan proyek. Bahkan bisa jadi ada beberapa pekerjaan yang tidak sesuai dengan perencanaan di beberapa titik dan harus dikerjakan oleh satgas bukan lagi kontraktor, sungguh ini harus betul betul menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan, jangan sampai masyarakat jadi korban banjir.

Terkait dengan adanya kontraktor yang di-blacklist dan terbengkalainya dua titik pengerjaan saluran untuk penanggulangan banjir, Aning mengatakan, perlu dilakukan evaluasi proses lelang dan pengadaan barang jasa ke depannya.

“Secara aturan harusnya sudah sangat mengantisipasi hal ini, termasuk tidak adanya uang muka dari pemkot ini untuk memastikan keuangan kontraktor sehat dan kuat,” ucap dia seperti dikutip Antara, Selasa (13/12/2022).

Namun, kata dia, masih saja ada yang diblacklist meski sudah diberi kesempatan perpanjangan waktu pengerjaan proyek. Dari sisi anggaran pemkot tidak dirugikan namun dari sisi pekerjaan warga Surabaya sangat dirugikan, sehingga yang harusnya bisa terkendali banjir di area sekitar jadi harus tertunda.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Lilik Arijanto sebelumnya mengatakan, pengerjaan saluran air dan juga sodetan baru di 55 titik yang ada di kota tersebut untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan, progresnya saat ini mencapai 90 persen.

Lilik menyampaikan, saluran yang dibuat pada tahun ini dipastikan dapat berfungsi semua meskipun pengerjaan belum 100 persen rampung. Sesuai dengan arahan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, lanjut dia, saluran yang dibuat saat ini diusahakan bisa tersambung terlebih dahulu. “Makanya ini kami percepat untuk sodetannya,” ujar dia. (mg1)

Tags: banjirSurabayaUtilitas

Berita Terkait.

whoosh
Nusantara

Cuaca Ekstrem dan Masuk Benda Asing, Whoosh Sempat Berhenti di Kopo

Minggu, 5 April 2026 - 16:36
Yandri
Nusantara

Pariaman Terima 4 Juta Bibit, Yandri Dorong Desa Mandiri Berbasis Alam

Sabtu, 4 April 2026 - 19:07
polri
Nusantara

Fakta di Balik Video Viral Anggota Polri Sulut yang Dikabarkan Mundur

Sabtu, 4 April 2026 - 16:37
Banjir
Nusantara

Update Banjir Demak: Jumlah Pengungsi Melonjak Jadi 2.839 Orang

Sabtu, 4 April 2026 - 12:23
Gempa-Bitung
Nusantara

Gempa Susulan Lagi, Guncang Bitung di Sulut Berkekuatan M 5,8 Pagi Ini

Sabtu, 4 April 2026 - 09:30
Pertamina Dorong EBT di Tengah Gejolak Energi Dunia
Nusantara

Tanggul Jebol di Demak Rendam 4 Kecamatan: Ribuan Warga Mengungsi

Sabtu, 4 April 2026 - 03:36

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    701 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.