Nusantara

14 Rumah Sakit dan Tiga Klinik di Bali Layani Wisata Medis

Selain itu, Wiryana mengatakan bahwa saat ini sebanyak lima faskes terutama klinik estetik tengah mengajukan diri untuk bergabung sebagai penyedia layanan wisata medis di Bali.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin saat membuka forum HIMSS APAC secara daring di Bali juga terus mendorong rumah sakit di Pulau Dewata untuk siap terdepan melayani wisata medis.

Sementara itu Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas RSUP Prof Ngoerah Dewa Ketut Kresna memandang program ini sebagai bentuk strategis untuk mengenalkan rumah sakit yang sebelumnya bernama RSUP Sanglah itu.

Berita Terkait

“Seperti yang dikatakan menteri, rumah sakit di Bali didorong untuk memiliki ‘medical tourism’ dan di RS Prof Ngoerah sendiri sudah mempersiapkan hal itu khususnya bedah jantung, kesehatan ibu dan anak, kanker dan pelayanan pusat estetik yang diharapkan akan melengkapi pelayanan medical tourism di Bali,” ujar dia seperti dikutip Antara, Selasa (27/9/2022).

Adapun keuntungan dari layanan tersebut bagi rumah sakit, Dewa menyebut rumah sakit akan lebih leluasa dari segi tarif dan dapat mengembangkan pelayanan dan pengembangan sumber daya manusia.

“Keuntungan bagi rumah sakit selama ini rumah sakit melayani pasien BPJS yang tentu anggarannya terbatas sekali. Tapi, dengan ‘medical tourism’ ada keleluasaan dari segi tarif, dan dalam pengembangan pelayanan dan tentunya pengembangan SDM juga,” ujarnya. (mg1)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button