Nusantara

Adanya Peningkatan Kasus, Riau Waspada DBD

Baca Juga: Kasus Demam Berdarah Bekasi Turun 44 Persen

“Lalu, Juli tahun ini terdapat 268 kasus, sedangkan Juli tahun 2021 terdapat 57 kasus. Dan pada Agustus tahun ini terdapat 64 kasus sedangkan tahun lalu pada waktu yang sama terdapat hanya 42 kasus,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia memperkirakan akan terjadi peningkatan kasus DBD mulai pada Oktober 2022 mendatang karena saat musim penghujan tiba. “Puncaknya pada bulan November dan Januari.”

Berita Terkait

Walau demikian, ia mengatakan jumlah kasus DBD di Provinsi Riau pada bulan Januari sampai Agustus masih berada di bawah garis maksimal kasus DBD.

Untuk itu, ia mengingatkan masyarakat untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat, (PHBS) dan menjaga pola makan agar terhindar dari DBD, dan menerapkan beberapa langkah berikut, memasang kelambu pada tempat tidur maupun jendela, menerapkan program 3M, yaitu menguras, menutup, serta mendaur ulang limbah berupa wadah, memperbanyak konsumsi vitamin C, memperoleh vaksin dengue setelah berkonsultasi dengan dokter.

“Apabila mengalami gejala penyakit demam berdarah seperti demam tinggi, mual, dan muncul ruam atau bintik merah dalam tubuh, segera periksa diri ke dokter atau tenaga kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat,” ujarnya. (wib)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button