Nusantara

9.300 Warga Kabupaten Serang Bakal Terima BLT BBM

Khusus untuk pemberian BLT sudah disepakati, bahwa yang akan menerima adalah yang terdata di dalam non DTKS atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial yang ada di masing-masing kabupaten/kota. “Dengan prioritas, kepada profesi sopir, tukang ojek, nelayan, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan profesi lain yang terkena dampak langsung kenaikan BBM,” jelasnya.

Sedangkan untuk bantuan yang bersumber dari dana Pemkab Serang sendiri sebagaimana kebijakan pemerintah pusat, bahwa daerah harus mengalokasikan minimal 2 persen dari DAU (Dana Alokasi Umum) yang diterima untuk hal yang sama.

“Ini kita (Pemkab Serang) sedang rumuskan untuk di Kabupaten Serang. Kami Pemkab Serang menyampaikan terima kasih atas respons yang cepat dari Pemprov Banten, sehingga hari ini para Sekda kabupaten/kota se-Provinsi Banten mengikuti rapat koordinasi,” ucap Entus.

Sebelumnya Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengatakan akan terjadi efek berantai terutama inflasi dari inflasi atas kenaikan harga bahan pokok dan tekanan kerja terhadap beberapa golongan masyarakat. Oleh karena itu pihaknya sudah menyiapkan yang terdampak akibat kenaikan BBM.

“Kami sudah menginventarisir pertama masyarakat miskin, masyarakat penerima BPNT ada 41 ribu akan memperoleh meski dibantu dengan bantuan per bulan Rp150 ribu selama 4 bulan,” ujarnya.

“Kita pun sedang mendata masyarakat transportasi seperti sopir angkutan umum, kita data mau tidak mau mereka terdampak kenaikan harga BBM termasuk kebijakan kenaikan tarif angkutan. Kita data masyarakat terdampak, kita akan beri bantuan dan berapa besarnya,” kata Pandji. (adv)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button