Nusantara

Basarnas Berhasil Evakuasi Dua Jenazah Santri yang Terseret Arus di Sungai Brayeuen Aceh

Keempat korban merupakan santri di sebuah dayah di Kabupaten Aceh Besar. Korban Darazatul Aulia berasal dari Rumoh Panjang, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya.

Kemudian, Ahmadal Hadi (17), berasal dari Lam Hasan, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Reza asal Pungei, Kota Banda Aceh, serta Fakhrul Razi, warga negara Malaysia.

Para korban bersama sejumlah teman-teman santrinya mandi di Sungai Brayeuen di Desa Meunasah Mesjid, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (25/8) sekira pukul 13.00 WIB.

Berita Terkait

Saat mereka mandi sungai, kata Ibnu Harris Al Hussain, tiba-tiba terjadi air bah dengan arus sungai yang deras. Saat ini, cuaca di sekitar sungai sedang terjadi hujan lebat. Akibatnya, lima santri terseret arus sungai tersebut.

Dari lima santri terseret arus sungai tersebut, seorang di antaranya diselamatkan warga yang berada di lokasi wisata tersebut. Sedangkan keempat hilang terbawa arus sungai. Keempat korban akhirnya ditemukan meninggal dunia.

“Pencarian menggunakan dua perahu karet serta dengan menyisir daerah aliran sungai. Pencarian juga melibatkan Polri dan TNI serta masyarakat setempat. Dengan ditemukan semua korban, maka operasi SAR ditutup. Semua personel dikembalikan ke instansi masing-masing,” kata Ibnu Harris Al Hussain. (gin)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button