Nusantara

Terkam Seorang Warga, BBKSDA Riau Buru Jejak Harimau di Pelalawan

Ia menjelaskan barak tersebut telah kosong atau tidak di tempati selama 4 tahun terakhir. Jika dilihat dari jejak dan kotoran harimau sumatera tersebut, si belang sudah sering melintasi areal sekitar barak.

Genman memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak beraktivitas sementara di sekitar lokasi harimau. Bila terpaksa agar selalu waspada serta tidak beraktivitas sendirian atau tidak beraktivitas dengan jumlah kelompok yang sedikit.

“Lokasi kejadian itu merupakan daerah jelajah harimau, karenanya para pekerja jangan beraktivitas saat petang maupun sebelum pagi hari, karena pada waktu itu harimau sumatera sedang melakukan aktivitasnya,” ujarnya dikutip Antara.

Setelah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, BBKSDA Riau akan memasang kandang perangkap harimau di lokasi yang diduga jalur pergerakan satwa. Sampai dengan saat ini, petugas BBKSDA Riau terus melakukan patroli dan pendampingan pengamanan harimau di lokasi kejadian.

“Saat ini korban sudah dievakuasi dan dimakamkan. Balai Besar KSDA Riau menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga dan sudah melayat ke rumah korban,” katanya. (aro)

Laman sebelumnya 1 2
Sponsored Content
Back to top button